Ingin Terkenal di Media Sosial, Wanita Ini Malah Ditahan Polisi

Media Sosial
Sahar Tabar sempat ditahan polisi. (Foto: ist)

Terkini.id, Makassar – Seorang wanita asal Iran, Sahar Tabar, sempat viral di media sosial usai mengubah wajahnya seperti zombie.

Kala itu, perempuan ini dikabarkan telah melakukan operasi 50 kali operasi plastik demi terlihat mirip Angelina Jolie.

Namun, belakangan terungkap bahwa fotonya tersebut merupakan editan.

Lama tak terdengar kabarnya, Sahar kembali menghebohkan publik usai ditahan pihak berwajib karena berbagai tuntutan, termasuk penistaan agama.

Dalam sebuah wawancara di stasiun televisi lokal Iran, IRTV2, pada beberapa waktu lalu, Sahar mengatakan bahwa dirinya menyesal lantaran tak mendengarkan perkataan dari ibunya.

Baca juga:

Menurut laporan dari agensi berita Tasnim, Sahar ditangkap karena beberapa tuntutan terkait kejahatan budaya, sosial, korupsi moral.

Ia dituduh melakukan berbagai hal yang melanggar hukum Iran, seperti penistaan agama, menghasut kekerasan, bahkan mendukung anak-anak muda untuk korupsi.

IRTV2 menyebutkan bahwa perempuan iniĀ adalah contoh bagaimana kegilaan menjadi terkenal di media sosial telah merusak hidup seseorang.

“Aku tidak tidak terlihat seperti foto-foto yang aku Photoshop. Ibuku mengatakan padaku untuk berhenti tapi aku tidak mendengarkan. Kadang-kadang kata-kata orang lain atau teman bisa lebih penting daripada orangtua,” kata Sahar yang wajahnya diblur ketika tampil di program tersebut.

Saat tampil di program acara tersebut, Sahar mengungkapkan bahwa ia telah lama bercita-cita ingin terkenal.

Komentar

Rekomendasi

Alhamdulillah, Dua Pasien Covid-19 Asal Bulukumba Sembuh

Dituduh Gelapkan Dana Investasi, Ustaz Yusuf Mansur Digugat ke Pengadilan

Kejam! Warga Beri Nanas Berisi Petasan ke Gajah yang Hamil, Mati Usai Mulut Meledak

Mantri-Perawat Senior di Sidrap Meninggal Dunia karena Covid-19

Alasan Jusuf Kalla Mengapa Masjid Harus Pertama Dibuka: Tertinggi Ketuhanan yang Maha Esa

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar