Terkini.id, Jakarta – Invasi Rusia ke Ukraina masih berjalan, beragam sanksi telah diberikan oleh sejumlah negara. Namun hal tersebut sama sekali tak membuat Rusia memberhentikan invasi militernya.
Namun kini, Presiden Rusia Vladimir Putin tengah buka suara soal adanya kemungkinan penghentian serangan militer ke wilayah Ukraina.
Hal ini ia sampaikan melalui via telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Vladimir Putin mengajukan 2 syarat untuk menghentikan operasi militer.
Pertama, netralisasi Ukraina dan adanya tindakan di denasifikasi dan di meterelisasi.
- Heboh, Peramal Peringatkan Ancaman Perang Dunia 2023
- Jokowi Ingatkan Masyarakat Harga Mie dan Roti Bisa Naik karena Konflik Rusia dan Ukraina
- Natalius Pigai Kecam Sikap Jokowi terhadap Konflik Rusia-Ukraina, Ruhut: Di Mata Kau, Apa yang Dilakukan Presiden Pasti Salah
- G20 Indonesia Tetap Undang Rusia Meski Sedang Konflik dengan Ukraina
- Suara Lantang Untuk Rusia Ukraina Tapi Bungkam Konflik Israel Palestina, Senator Irlandia: Harusnya Kata Penjajah Diterapkan Pada Negara Israel!
Kedua, kontrol atas wilayah Crimea yang diambil Rusia harus diakui oleh Ukraina.
Sementara itu, kedua belah pihak kini tengah melakukan perundingan di perbatasan Belarusia.
Konflik yang terjadi antarkeduanya menuai banyak komentar dan mengundang rasa penasaran publik terkait hal yang mendasari peperangan tersebut terjadi.
“Ukraina vs Rusia itu ibarat sang Abang (Rusia) cubit si adek (Ukraina) yang lebih anggap AS dan NATO sebagai saudaranya dari pada Rusia. Rusia hanya ingin lindungi negara dan rakyatnya yang terancam keamanannya dimana Ukraina mengijinkan NATO bangun pangkalan meliter disana” Tulis akun @SoftWarNews menganalogikan.
“Analis: Darah di Ukraina ada di tangan Amerika. Analis politik Amerika Bill Dores mengatakan Washington merekayasa “krisis Ukraina untuk merugikan tidak hanya Rusia tetapi blok negara-negara berkembang yang mencari kemerdekaan ekonomi dari Amerika Serikat.” Dajjal itu Amerika” tulis akun @RomitsuT turut menanggapi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
