Terkini, Makassar – Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) meminta Dinas Pendidikan Sulsel agar melakukan rehabilitasi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 23 Makassar.
Rehabilitasi itu guna memastikan keberlanjutan pendidikan yang nyaman dan aman bagi siswa, apalagi bangunan SMAN 23 Makassar banyak yang rusak, termasuk atap mengalami bocor.
Rekomendasi tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang rapat Komisi E DPRD Sulsel pada Kamis 8 Mei 2025.
Rapat tersebut menghadirkan pihak sekolah SMA Negeri 23 Makassar dan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin.
“Kami merekomendasikan agar sekolah ini segera direhabilitasi, terutama untuk mengganti atap yang bocor. Ini penting demi memastikan keberlanjutan pendidikan anak-anak kita tanpa hambatan,” ujar Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah.
- Keisha Ratu Utami : Dari Pelosok Desa Bontomatene Berjuang Menuju Istana Negara, Paskibraka Nasional 2026
- Soroti Maraknya Kasus Begal, Wakil Ketua DPRD Makassar Eric Horas Desak Pemkot Beri Solusi Kongkrit
- Dokter Dewi Setiawati: Orang Tua Harus Jadi Tempat Pulang Anak, Bukan Sekadar Pengirim Uang
- Toyota Kuasai 36 Persen Pasar Otomotif Sulawesi hingga April 2026
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
Anggota Komisi E lainnya, Asman juga menekankan pentingnya langkah cepat dari pemerintah untuk memperbaiki kondisi gedung sekolah tersebut.
“Kita mendorong pemerintah segera melakukan renovasi agar anak-anak kita dapat belajar dengan nyaman,” kata Asman.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin, menjelaskan bahwa pembahasan dalam rapat tersebut difokuskan pada rencana rehabilitasi sekolah.
“Kondisi gedung saat ini memang sangat memperihatinkan. Terdapat atap yang bocor serta sekat ruangan yang tidak memadai,” ungkapnya.
Menurut Iqbal, ada kendala administratif terkait status aset dan pengajuan hibah dari Pemprov ke Kementerian Pendidikan. Meskipun anggaran untuk pembangunan baru sudah disiapkan, proses penghibahan membutuhkan waktu lebih lanjut.
“Upaya sedang dilakukan untuk memperoleh izin dan dukungan dari Kementerian, agar pembangunan segera terealisasi,” tambahnya.
Dengan kondisi sekolah yang kurang memadai, Komisi E DPRD Sulsel berharap proses ini dapat segera dituntaskan sehingga siswa dapat kembali belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
