Terkini.id, Jeneponto – Ditetapkan sebagai Ketua DPC Gerindra Kabupaten Jeneponto, Andi Baso Sugiarto menegaskan kepada semua pengurus dan anggota DPRD Jeneponto dari Partai Gerindra untuk patuh pada amanah Partai Gerindra.
“Kita semua personel DPC Gerindra Jeneponto dan 7 angggota DPRD dari Gerindra adalah kader Lartai Gerindra, untuk itu mari kita bersama-sama besarkan partai Gerindra di Jeneponto,” kata Andi Baso Sugiarto (ABS), Rabu, 13 November 2019.
ABS menegaskan, untuk tetap bersatu dalam menjalankan amanah Partai Gerindra dan membuang kata terpecah belah.
“Kita harus satukan tekad demi partai kita, buang jauh-jauh niat untuk terpecah belah, hanya satu matahari yang terbit menyinari dunia, begitu pun kita harus tunduk pada keputusan partai,” tegasnya.
ABS juga menegaskan kepada 7 anggota DPRD Jeneponto dari fraksi Gerindra untuk tunduk pada ADRT dan keputusan Partai Gerindra.
- Guru Honorer Tak Terakomodir PPPK Paruh Waktu Datangi DPRD Jeneponto
- Bupati Bersama DPRD Jeneponto Kunjungi PT Garam, Jajaki Hilirisasi Garam Rakyat Jadi Garam Industri
- Rapat Paripurna DPRD Jeneponto Nyaris Tertunda, Ranperda APBD 2026 Akhirnya Disahkan
- DPRD Jeneponto Gelar Rapat Paripurna Penyerahan Rancangan KUA-PPAS APBD 2026
- DPRD Jeneponto Sahkan Hasil Pembahasan Ranperda APBD Perubahan 2025
“Saya tegaskan kepada 7 angggota DPRD Jeneponto dari Partai Gerindra untuk tunduk dan patuh pada anggaran dasar dan rumah tangga Partai Gerindra, peraturan partai dan norma-norma partai yang berlaku,” tegas ABS.
Selain itu, dia juga meminta 7 kader Partai Gerindra yang duduk di DPRD Jeneponto untuk menjalankan tupoksinya demi masyarakat.
“Saya tegaskan kepada 7 anggota DPRD Jeneponto dari fraksi Gerindra untuk mengawal aspirasi rakyat dan mengawal ketat program pemerintah, jangan hanya datang, duduk dan diam, program pembangunan harus pro kepada rakyat,” ungkapnya.
Saat ditanya apa sanksiĀ jika ada anggota DPRD Jeneponto dari Partai Gerindra yang tidak patuh pada ADRT partai, ABS mengatakan, sanksi jika ada yang melanggar ADRT itu adalah wewenang dewan pembina dan DPP Gerindra.
“Jika ada yang tidak patuh pada ADRT, aturan dan norma-norma Partai Gerindra, maka kita akan koordinasikan ke DPP, dan apapun putusan DPP Gerindra itu harus dijalankan,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
