Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat sektor pertanian. Komoditas jagung menjadi salah satu komoditas yang harus dijamin supaya kedepannya tetap memiliki produksi yang cukup untuk rakyat.
Olehnya itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menggagas Kostratani berbasis BPP di kecamatan untuk mengatasi kendala dan tantangan peningkatan kapasitas dan kompetensi penyuluh pertanian agar peran dan fungsinya semakin optimal dalam mendukung kinerja pertanian,” tegas Syahrul.
Titik masuk gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian di kecamatan (Kostratani) adalah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Komando Strategis Pembangunan Pertanian memang menitikberatkan pada pusat kegiatan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan yang kegiatannya berada di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang ada di kecamatan.
Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa seluruh gerakan pembangunan pertanian akan berpusat di BPP kecamatan, semua program pertanian berupa teknis baik dari pemerintah provinsi serta kabupaten akan ada di BPP.
Untuk menjaga produksi dan produktivitas jagung di Kabupaten Bantaeng, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) aktif melakukan kegiatan pemantauan di lahan Kelompok Tani Toroi, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke. Kamis (03/09).
- PT Vale Tanam Pohon dan Gaungkan Hemat Energi di Hari Bumi 2026, Komitmen Hijau yang Kuat di Area Operasi Morowali
- Dorong Gaya Hidup Sehat, Komunitas Olahraga Beladiri MIM Camp Kini Hadir di Makassar
- Resmi Dibuka, TMMD ke-128 Kodim 1425 Jeneponto Sasar Desa Arungkeke Pallantikang
- Asmo Sulsel dan Polres Gowa Tanamkan Kesadaran Berkendara Aman Bagi Pelajar SMAN 8 Gowa
- Perkuat Ekowisata, Poltekpar Makassar Latih Warga Kelola Destinasi
Pemantauan kami lakukan secara rutin untuk melihat perkembangan tanaman jagung. Saat ini, tanaman jagung terancam kekeringan sehingga petani diharapkan mampu mengatur pola tanam dan penggunaan air,” ungkap Andi Dian Ekawati bersama Hasmawati PPL Wilayah Gantarangkeke.
Petani kami bekali dengan pengetahuan dan teknik cara mengatur pola tanam, tujuannya untuk menjaga produksi dan produktivitas khususnya pada tanıman jagung. Hal ini sansat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung, sehingga hasilnya nanti dapat mensejahterakan kehidupan petani dan keluarganya,” kata Dian.
Kementan khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) berupaya meningkatkan peran Kostratani menjadi pusat data dan pusat gerakan pembangunan pertanian, sehingga dapat mendukung petani meningkatkan produktifitas pertanian. (MUZ).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
