Makassar Terkini
Masuk

Jelang Akhir Masa Jabatan Anies Baswedan, Ade Armando: Kecurangan Demi Kecurangan Terbongkar

Terkini.id, Jakarta – Jelang berakhirnya masa kepemimpinan Anies Baswedan di DKI Jakarta, Ade Armando menilai kecurangan demi kecurangan mulai terbongkar.

Kamis, 10 Februari 2022, Ade Armando menyampaikan pendapatnya terkait program Formula E Pemprov DKI Jakarta.

Ade Armando merupakan dosen di Universitas Indonesia yang kerap mengkritik pemerintah khususnya yang dikuasai oleh partai oposisi.

Ade juga membahas soal ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, yang baru saja beberapa hari lalu mengunjungi KPK, membawa sebundel berkas dan melaporkan kejanggalan dalam program Formula E sejak awal.

“Menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Anies Baswedan, kecurangan demi kecurangan yang dia lakukan terbongkar,” ujar Ade Armando dalam channel youtube Cokro TV.

“Kini yang bicara adalah ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi,” ujar Ade Armando melanjutkan.

“Kepada penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Edi menyatakan ada banyak kejanggalan dalam penyelenggaraan Formula E, sejak awal,” ujar Ade melanjutkan.

“Salah satunya, DKI sudah mengeluarkan uang Rp.180 miliar untuk commitment fee pertama balap formula E, sebelum pembicaraan soal anggaran rampung di DPRD,” ujar Ade melanjutkan.

Menurut Ade, hal tersebut bukan hanya kejanggalan, melainkan kecurangan. Ade menjelaskan bahwa pemerintah sebagai badan eksekutif tidak boleh membelanjakan uang sebelum anggaran dibahas tuntas bersama dewan perwakilan rakyat sebagai legislatif.

“Itu curang!, pemerintah sebagai eksekutif tidak bisa membelanjakan uang seenak-enaknya, pemerintah harus membuat perencanaan program beserta perencanaan anggarannya dulu untuk kemudian dibicarakan dengan DPR atau DPRD,” ujar Ade melanjutkan.

“di situlah prinsip check and balance berlaku, baru setelah DPRD setuju, anggaran bisa diberlakukan dan uang bisa di keluarkan,” ujar Ade melanjutkan.

Menurut Ade Armando, Anies Baswedan telah mengabaikan prinsip-prinsip tersebut. Ade Armando menilai hal tersebut adalah kecurangan Anies Baswedan yang mulai terbongkar.

“Anies ternyata mengabaikan begitu saja prinsip-prinsip itu,” ujar Ade Armando menandaskan.