Jelang Balapan Formula E, Atap Tribun Roboh, Polisi Sebut Akan Jemput Bola: Jangan Sampai ini Terjadi Pada Hari H

Jelang Balapan Formula E, Atap Tribun Roboh, Polisi Sebut Akan Jemput Bola: Jangan Sampai ini Terjadi Pada Hari H

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Jelang ajang balapan mobil listrik Formula E pada 4 Juni 2022 mendatang, atap tribun sirkuit Formula E roboh.

Robohnya atap tribun sirkuit Formula E membuat polisi akan jemput bola untuk memberikan saran kepada pihak kontraktor.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada hari pelaksanaan balapan.

Kompol Harry Saputra selaku Kapolsek Pademangan menyebut akan mendatangi kontraktor untuk memberikan saran dan masukan.

“Kita nanti bakal jemput bola untuk memberikan saran dan masukan serta penekanan kepada kontraktor,” kata Kapolsek Pademangan Kompol Harry Saputra, dikutip dari laman Detik.com, Sabtu 28 Mei 2022.

Baca Juga

Meski tak ada korban jiwa dalam robohnya atap tribun Formula E, namun pihak kepolisian menyebut tetap perlu melakukan antisipasi agar tidak menimbulkan masalah di hari H.

“Kita akan memberikan penekanan pastinya dan saran masukan tentunya jangan sampai ini terjadi pada hari H. Untung terjadinya sekarang. Ternyata ada hal lain yang perlu diantisipasi selain juga sistem manajemen crowd, tapi masalah konstruksi juga,” jelas Harry.

“Ini kan masalah kelalaian konstruksi ya. Kalau penyelidikan lebih lanjut ini tidak lari ke pidana ya. (Korban) nggak ada, lebih ke masalah konstruksi,” katanya.

Atap salah satu grandstand atau tribun di Sirkuit Formula E yang terletak di Ancol, Jakarta Utara, roboh akibat diterjang angin kencang dan hujan. Polisi menyebut peristiwa itu diduga akibat adanya masalah konstruksi.

“Kerusakan diakibatkan tiang penyanggah kurang kuat. Itu (keterangan) dari koordinator penanganan sirkuit ya,” ucap Harry.

Dari keterangan awal pihak pengelola Sirkuit Formula E menyebut pembangunan atap tribun itu telah selesai. Namun, persoalan teknis rekonstruksi membuat atap tribun roboh ketika diterjang hujan.

“Iya jadi mungkin tiangnya kurang kuat. Mungkin dia didesain, mungkin di negara kita cukup kuat hujannya jadi tidak cukup kuat penyanggahnya,” ucap Harry.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.