Terkini.id,Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendukung penolakan aksi unjuk rasa yang anarkis serta mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden RI.
Hal itu terlihat dengan diucapkannya pernyataan sikap penolakan aksi unjuk rasa yang anarkis serta mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden RI usai upacara hari kesadaran di lapangan upacara kantor Bupati Jeneponto, Kamis, 17 Oktober 2019.
“Kami warga Jeneponto menolak aksi unjuk rasa yang anarkis, radikalisme, terorisme dan mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden RI,” begitu pernyataan sikap yang dibacakan usai upacara hari kesadaran.
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, mengajak masyarakat, khususnya di Kabupaten Jeneponto untuk sama-sama menciptakan situasi yang kondusif.
“Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya situasi yang nyaman,”Kata Iksan Iskandar
- Sebut Jokowi Presiden Ilegal, HRS: Bahaya dan Buruk!
- Muncul di Gedung DPR, Pria Ini Ngaku Sebagai Presiden RI dan Minta Dikawal
- Polisi Tangkap 2 Orang yang Diduga Hendak Menghadang Tamu Negara di Pelantikan Presiden
- Hadir di Pelantikan Presiden Atas Undangan Istana, Ahok Tak Tahu Diundang Sebagai Apa
- Jelang Pelantikan Presiden, Kodim 1407/Bone Gelar Apel Luar Biasa
Dimana pada upacara hari kesadaran, Kapolres Jeneponto AKBP Ferdiansyah bertindak sebagai Inspektur upacara.
Hadir dalam upacara tersebut, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, Dandim 1425 Letkol Inf Irfan Amir, Kejari, Ramadyagus, beberapa pimpinan OPD dan ASN Lingkup Pemkab Jeneponto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
