Terkini, Jeneponto – Menjelang pendaftaran pasangan calon (paslon) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Penjabat (Pj) Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri, menegaskan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam proses tahapan pemilihan.
Pernyataan ini disampaikan usai menerima berkas pengunduran diri Syafruddin Nurdin sebagai ASN, di Rumah Jabatan Rujab) Bupati Jeneponto, Sabtu, 24 Agustus 2024.
Junaedi Bakri menekankan ASN harus tetap berada pada posisi netral dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis. “ASN memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah ini. Oleh karena itu, setiap ASN wajib menjaga netralitasnya dan tidak boleh berpihak kepada salah satu paslon, baik secara langsung maupun tidak langsung,” Tegas Junaedi Bakri.
Junaedi menegaskan, Dalam menghadapi semua tahapan Pilkada, netralitas itu menjadi sebuah harga mati bagi semua ASN lingkup pemerintah Kabupaten Jeneponto.
“”Diberbagai kesempatan sudah menyampaikan himbauan, dan kami bersama Pak Sekda menerima masukan terkait dengan bagaimana menjaga eksistensi netralitas ASN serta kami sudah berkomitmen dengan jajaran Forkopimda akan menindak tegas ASN yang melanggar ketentuan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku,” tegas Junaedi Bakri.
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Identitas Para Terduga Pelaku Karhutla di Luwu Timur Sudah Dikantongi Aparat, Motifnya untuk Buka Kebun
- Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Di Balang Toa Jeneponto, Bupati Turun Langsung Ke Lokasi
- Beasiswa Kalla 2026 Jangkau 1.236 Pendaftar, 64 Mahasiswa Lolos Gelombang Pertama
- Pemberhentian Pejabat Gowa Diduga Tak Sesuai Prosedur, BKN Panggil Bupati
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati juga mengingatkan keterlibatan ASN dalam politik praktis dapat berimplikasi pada sanksi administratif hingga pemecatan, sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kita harus memastikan Pilkada di Jeneponto berjalan dengan lancar, adil, dan demokratis. ASN harus menjadi contoh dalam mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.
Junaedi juga meminta seluruh jajaran pemerintahan di Jeneponto untuk mendukung penuh proses pemilihan dengan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat tanpa memandang latar belakang politik.
“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama kita, tanpa ada diskriminasi,” terangnya.
Pendaftaran paslon di KPU Jeneponto dijadwalkan akan dimulai pada pekan depan, dan Pilkada 2024 diperkirakan akan berlangsung sengit dengan sejumlah tokoh penting yang diprediksi akan maju dalam kontestasi politik di Jeneponto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
