Terkini.id, Jeneponto – Polres Jeneponto bakal menindak tegas penanggungjawab stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ditemukan melakukan penjualan BBM tidak sesuai prosedur.
Hal itu diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Jeneponto, AKP Bakri saat dikonfirmasi di Mapolres Jeneponto, Jumat, 12 Januari 2024.
“Beberapa hari yang lalu Satreskrim telah memanggik semua penanggung jawab SPBU yang ada di Jeneponto,” Kata AKP Bakri.
Menurutnya, Satreskrim Polres Jeneponto memanggil semua penanggung jawab SPBU untuk diberikan penegasan terkait informasi masyarakat bahwa marak terjadi penjualan BBM yang tidak sesuai prosedur.
“Dalam pemanggilan itu, Kasat Reskrim menegaskan untuk tidak melakukan penjualan BBM yang tidak sesuai prosedur,” Jelasnya.
- Tim URC Resmob Polres Jeneponto Ringkus Terduga Pelaku Curat Di Pangkep
- LAKI Demo Polres Jeneponto, Dantim Resmob Mengaku Marah, Kecewa Ada Perlakuan Tak Pantas ke Kasat Reskrim
- Polres Jeneponto Atensi Kasus Dugaan Pengeroyokan Oknum Guru SDN 14 Tamalatea, Bakal Tindak Tegas Pelaku
- Polres Jeneponto Pastikan Usut Tuntas Kasus Dugaan Pencabulan Anak Dibawah Umur di Tamalatea
- Curi Handphone Untuk Beli Sabu, Terduga Pelaku Diringkus Tim Pegasus Polres Jeneponto
Lebih lanjut AKP Bakri menyampaikan penegasan Kasat Reskrim Polres Jeneponto terhadap semua penanggung jawab SPBU di Jeneponto.
“Kasat Reskrim menegaskan, jika ditemukan adanya penjualan BBM yang tidak sesuai prosedur, khususnya BBM jenis solar, akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” Ujarnya.
Pemanggilan semua penanggung jawab SPBU di Jeneponto itu dilakukan untuk menindaklanjuti adanya issu bahwa pihak Polres Jeneponto diduga melakukan pembiaran.
“Tindakan itu dilakukan, karena issu tersebar pihak Kepolisian terindikasi melakukan pembiaran terhadap pihak SPBU melakukan penjualan BBM yang tidak sesuai prosedur,” Ujannya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
