Terkini.id, Makassar – Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar terhitung tinggal 8 bulan lagi, dan hampir sebagian besar bakal calon telah melakukan sosialisasi, baik melalui tatap muka dengan masyarakat, memasang baliho hingga memobilisasi massa.
Menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan, Muhammad Al Amin, warga Makassar saat ini menginginkan wali kota yang jenius dalam menata dan membangun kota.
Dia menilai, saat ini, masyarakat menghendaki pemimpian yang berpengalaman dalam menjalankan sistem pemerintahan.
- WALHI Sulsel Dirikan Posko Aduan untuk Hentikan Kejahatan Lingkungan
- Tolak Tambang Emas di Rampi, Walhi Minta Bebaskan 17 Masyarakat Adat
- WALHI Beri Kritik Tajam atas Proyek Sampah Pemkot Makassar
- Bencana Ekologis dan Ketimpangan Air: Catatan Suram WALHI Sulsel untuk 2024
- WALHI Soroti Debat Perdana Pilgub Sulsel: Lingkungan Hidup Hanya Sebatas Janji?
“Saat ini memang banyak bakal calon wali kota yang berniat maju untuk menjadi orang nomor 1 di Kota Makassar. Namun masyarakat, termasuk saya tengah membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki kemampuan yang besar dalam penataan dan pembangunan kota, terutama yang berpihak pada kelompok rentan dan lingkungan hidup,” kata Amin, sapaannya, Jumat, 7 Februari 2020.
Melihat ekspektasi publik terhadap calon Wali Kota Makassar yang sangat tinggi, Amin berpendapat bahwa masalah di Kota Makassar sangat kompleks dan harus ditangani oleh sosok yang memiliki pengalaman birokrasi dan visi yang besar.
“Tentu dengan mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan hidup dan penghidupan masyarakat miskin,” kata dia.
Ia pun beharap visi misi bakal calon wali kota disampaikan ke publik. Selain itu, Amin mengatakan Wali Kota Makassar harus bebas dari intervensi kelompok bisnis tertentu agar bekerja untuk semua pihak yang menggantungkan hidup di Kota Makassar.
Amin pun menegaskan, ke depan,pihaknya bakal terlibat secara aktif mengikuti wacana publik agar masyarakat tidak salah memilih wali kota. Sehingga pembangunan kota dapat mengangkat derajat semua orang dan tidak dikuasi sekelompok pebisnis saja.
“Setiap pemilihan kepala daerah, bahkan Presiden, WALHI Sulsel tidak pernah mengabaikan momentum politik, kami selalu mengajak publik untuk memilih pemimpin yang sungguh-sungguh bekerja untuk perbaikan ekonomi masyarakat dan lingkungan hidup,” paparnya.
Amin menegaskan bahwa perbaikan kualitas hidup masyarakat sangat ditentukan oleh kebijakan publik kepala daerah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
