Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Helmi Felis meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk belajar bertanggung jawab.
Hal ini disampaikan Helmi merespons Jokowi yang menyayangkan kegiatan impor produk-produk yang sebenarnya bisa diproduksi produsen dalam negeri.
Menurut Helmi, Jokowi harus bertanggung jawab karena itu memang merupakan kewajibannya sebagai seorang presiden.
“Lalu siapa yang aakan bertanggung jawab dengan semua kekacauan ini?. Belajar bertanggung jawab pak, anda presidennyya anda juga harus bertanggung jawab. Memangnya siaaa yang harus bertanggung jawab pak?,” tulis Helmi di akun twitternya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkapkan rasa jengkelnya karena mulai dari seragam TNI-Porli, hingga traktor masih impor.
- Helmi Felis ke Jokowi: Bukan Percuma Pak! Tuanya Nanti Jadi Penipu, Umbar Janji Boro-Boro Ditepati
- PPP Dukung Ganjar Melaju di Pilpres 2024, Akun Helmi Felis Singgung Lambang Ka'bah: Memalukan
- Fahri Duga Anies Gagal Maju Capres, Helmi Felis: Please, Jangan jadi Dukun!
- Helmi Felis Sebut Anies Baswedan Tercatat Sejarah: Kakek Sampe Neneknya Frontliner!
- Ahmad Nuril Sebut Anies Pemimpin Ibu Kota Sukses, Helmi Felis: Mau Cari yang Gimana Lagi?
Dilansir dari Detikcom. Sabtu, 26 Maret 2022, hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberi pengaraahaan tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali.
“Coba, CCTV beli impor. Di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini? Dipikir kita bukan negara yang maju, buat CCTV saja beli impor. Seragam dan sepatu tentara dan polisi beli dari luar. Kita ini produksi di mana-mana bisa,” ungkap Jokowi.
Dia juga memerintahkan penghentian segera pembelian produk dengan cara ini.
“Jangan diterus-teruskan,” tegas Jokowi.
Jokowi menekankan pengadaan produk alat kesehatan, seperti tempat tidur pasien rumah sakit impor, selain CCTV dan seragam serta sepatu TNI-Polri.
Padahal produsen dalam negeri sudah bisa membuat tempat tidur pasien rumah sakit di Yogyakarta, Bekasi, dan Tangerang, kata Jokowi.
Bukan hanya CCTV serta seragam dan sepatu TNI-Polri, Jokowi juga menyoroti pengadaan produk alat kesehatan, seperti tempat tidur pasien rumah sakit yang diimpor.
Jokowi menyebut padahal produsen dalam negeri sudah mampu membuat tempat tidur pasien rumah sakit, contohnya di Yogyakarta, Bekasi, dan Tangerang.
Tak sampai di situ, Jokowi juga mengkritik kegiatan impor produk-produk pertanian hingga peralatan tulis. Dia meminta pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga memperdayakan industri dalam negeri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
