Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Rabu 12/06/19 memberangkat mahasiswa pada kegiatan PKL I, PKL II dan Program Pendampingan. Mahasiswa ini nantinya tiba dilokasi kegiatan dan akan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pertanian masing-masing Daerah atau Kabupaten. Kabupaten Soppeng merupakan 1 dari 9 kabupaten yang menjadi fokus kegiatan mahasiswa tersebut.
Polbangtan Gowa menempatkan sebanyak 23 mahasiswa di Kabupaten Soppeng. Kecamatan Liliaraja dan Kecamatan Citta menjadi posko bagi mahasiswa dalam melaksanakan PKL I selama 40 hari, PKL II dan pendampingan selama 2 bulan. Sebanyak 14 mahasiswa PKL I dan PKL II sebanyak 9 mahasiswa nantinya akan bersinergi langsung dengan masyarakat pada 2 kecamatan tersebut.
Mahasiswa Polbangtan Gowa diterima langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng Bapak Ir. Fajar, M.MA didampingi oleh Kabid Pembinaan dan Penyuluhan Bapak M. Rum,SP., M.MA, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Bapak Haeruddin,S.Pt., M.Si, Koordinator BPP Kecamatan Liliriaja Bapak Tajuddin,S.Pt, Koordinator BPP Kecamatan Citta, Bapak Alimuddin,SP.
Hadir mendampingi mahasiswa Dr. Ir. Kartika Ekasari Z, M.Si, Munira, S.TP., M.Si pada penerimaan dikantor Dinas Pertanian Soppeng.
Kadis Pertanian Kabupaten Soppeng dalam sambutan dan arahannya berharap Mahasiswa Polbangtan Gowa yang akan melaksanakan PKL ini dapat menciptakan inovasi-inovasi baru di sektor pertanian/peternakan yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh para petani di Kabupaten Soppeng. Beliau juga menyampaikan beberapa Program Nasional Pembangunan Pertanian yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng diantaranyan Program UPSUS SIWAB yang saat ini sedang digalakkan terkait peningkatan populasi Sapi, Program SERASI dalam upaya optimalisasi lahan rawa untuk Tanaman Pangan. Kadis Pertanian juga berharap agar mahasiswa Polbangtan Gowa dapat bersama-sama pemerintah setempat dalam membantu mewujudkan keberhasilan dari program-program tersebut.
Dr. Ir. Kartika Ekasari, M.Si menitipkan pesan kepada mahasiswa bahwa selama berada didaerah Soppeng, kiranya tetap menjaga sopan santun, baik dalam bergaul maupun dalam berucap serta memahami tradisi budaya masyarakat sehingga lebih memudahkan mahasiswa dalam melakukan kegiatan dilapangan dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat sebagai sarana dalam penerapan inovasi baik pada bidang pertanian maupun peternakan. Jaga nama baik almamater, tutupnya.(UNI/MUZ).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
