Kalah Telak dari Irene Sukandar, Dadang Subur Klaim Sebenarnya Bisa Menang

Terkini.id, Jakarta – Dadang Subur atau lebih dikenal pula dengan Dewa Kipas mengaku bahwa ia sebenarnga bisa menang melawan Irene Kharisma Sukandar, peraih Women Grand Master (WGM).

Dadang tidak memungkiri dan justru memuji ketangguhan permainan Irene yang menurutnya sangat solid. 

Namun, ia merasa sebetulnya masih bisa menang jika waktu permainannya lebih panjang.

Baca Juga: Bantah Curang, Dewa Kipas Klaim Akurasi Tinggi karena Konsentrasi dan...

Seperti diketahui, pertarungannya dengan Irene memang terdiri dari 4 babak, di mana setiap babak berlangsung selama 10 menit.

Menurutnya, karena hanya diberi batas waktu 10 menit setiap rondenya, ia banyak mengambil langkah terburu-buru dan tidak matang.

Baca Juga: Pihak Dewa Kipas Mengaku Tak Terbiasa Main 10 Menit, Warganet...

“Karena partai pendek jadi saya blunder sendiri, maksudnya begitu pak. Tapi kalau partai panjang saya masih adalah bisa menang,” kata Dadang, selepas pertandingan, pada Senin, 22 Maret 2021, dilansir dari Sport Okezone.

Dadang pun memgakui bahwa Irene sebagai lawan memang sangat menguasai semua lini.

“Mba Irene itu kebetulan sangat solid pak. Sangat solid itu bener-bener dia memainkan dengan gaya solid,” kata Dadang.

Baca Juga: Pihak Dewa Kipas Mengaku Tak Terbiasa Main 10 Menit, Warganet...

“Semua lini dikuasai, sehingga saya nggak bisa menembus,” lanjutnya.

Sebagai catatab, Dadang Subur kalah telak dengan skor 0-3 dari Irene Kharisma dalam pertandingan yang dilangsungkan di studio milik Deddy Corbuzier tersebut.

Pertandingan sebenarnya direncanakan 4 babak, namun Dadang menyerah setelah kalah tiga kali berturut-turut.

Meski kalah, Dadang juga tetap mendapat hadiah dari penyelenggara yaitu Deddy Corbuzier sebesar Rp100 juta.

Adapun Irene sebagai pihak pemenang mendapatkan hadiah sebesar Rp200 juta.

Pertandingan live keduanya menarik perhatian dengan jumlah penonton kencapai satu juta lebih.

Bahkan, perbincangan terkait pertandingan itu masih ramai mewarnai media sosial.

Untuk diingat, pertandingan ini sebenarnya adalah buntut dari dugaan bahwa Dewa Kipas melakukan kecurangan saat menang melawan GothamCess, pemain International Master asal AS.

Bagikan