Makassar Terkini
Masuk

Pihak Dewa Kipas Mengaku Tak Terbiasa Main 10 Menit, Warganet Bongkar Jejak Digital

Terkini.id, Jakarta – Setelah kekalahan telak dari Irene Kharisma Sukandar, Dadang Subur atau Dewa Kipas mengatakan bawa ia tak terbiasa dengan aturan main dengan format 10 menit per babak.

“Bagus Mbak Irene. pertahanannya sangat kokoh. Saya tidak punya peluang sama sekali. Dan saya karena main 10 menit enggak biasa. Saya juga enggak tahan dengan pendek sehingga banyak blunder,” kata Dadang Subur pada Senin, 22 Maret 2021, dilansir dari CNN Indonesia.

Ali Akbar, anak Dadang Subur juga menyatakan bahwa ada perubahan peraturan mendadak dalam duel ayahnya melawan Irene di Podcast Deddy Corbuzier.

Menurutnta, Percasi menginginkan pertandingan tersebut berlangsung dengan format 10 menit dalam empat babak.

Padahal, Ali menyebut bahwa Dadang Subur ingin partai bebas tanpa terikat jam.

“Iya, sudah persetujuan dengan pihak Deddy buat main partai dan baru berubah 10 menit sebelum live. Tahu-tahu lawan Mbak Irene 10 menit 4 babak pula,” kata Ali, dilansir dari CNN Indonesia pada Selasa, 23 Maret 2021 

Ali juga mengklaim bahwa perubahan itulah yang membuat Dadang Subur panik dan tidak dapat bermain maksimal.

“Bapak langsung panik. Langsung down banget,” katanya.

Pernyataan Dadang pun langsung mendapat reaksi dari warganet.

Akun Twitter @iksan_yudi membongkar jejak permainan Dewa Kipas yang ia klaim justru kebanyakan 10 menit.

Rekam Permainan Dewa Kipas yang tsrsebar du Twitter/ @iksan_yudi

“Pak Dadang ngomong nggak biasa 10 menit, tapi faktanya GP akun Dewa Kipas rata-rata 10 menit,” cuitnya pada Selasa, 23 Maret 2021.

Jejak digitalnya itu kontras dengan pernyataan Dadang Subur dan Ali Akbar.

@iksan_yudi pin lantas mempertanyakan sebenarnya siapa yang bermain sebagai Dewa Kipas.

“Jadi yang main Dewa Kipas sebenarnya siapa?
Gue curiga anaknya si Ali Akbar nih yang nge-cheat,” katanya.

Ia pun meminta Ali Akbar klarifikasi. Ia menegaskan bahwa ia tak terima atlet catur Indonesia, dalan hal ini Irene menjadi sasaran hujat netizen.

“Ali Akbar gk klarifikasi gw anggap pembohong. Gue nggak terima Atlit catur Indonesia di-bully netizen,” lanjutnya.