Terkini.id, Jakarta – Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus penemuan kerangkeng manusia.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengatakan ada kemungkinan keterlibatan pihak lain terkait dugaan adanya tindak pidana di kediaman milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin (TRP).
“Sekali lagi, saya tidak menutup kemungkinan ada orang lain yang terlibat. Saya harus sampaikan,” kata Panca saat berada di Kantor Ombudsman Perwakilan Sumatra Utara, Medan, Rabu 9 Februari 2022, seperti dikutip dari Bisnis.com pada Kamis 10 Februari 2022.
“Tidak hanya orang yang mengakibatkan terjadinya orang meninggal dunia atau dianiaya.Tetapi siapa pun, siapapun yang berkaitan,” sambungnya.
Diketahui sampai saat ini polisi telah memeriksa 63 orang saksi.
Saksi tersebut diantaranya adalah keluarga, mantan penghuni rumah kerangkeng dan beberapa pihak lainnya yang diduga mengetahui kejadian tindak pidana selama berada di rumah tersebut.
Dan dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan tiga orang yang meninggal dunia dan penemuan lokasi makam korban penganiayaan.
Tak hanya itu, polisi juga menyebutkan ada total 6 orang korban penganiayaan yang cacat.
Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah.
Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak juga menjelaskan bahwa setelah petugas selesai melakukan penyelidikan dan gelar perkara, kasus ini kemudian naik ke tahap penyidikan setelah itu akan ditentukan siapa saja yang menjadi tersangka.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
