Jenderal TNI Andika Perkasa menghimbau para korban kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat, Sumatra Utara, nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin untuk tidak takut menyuarakan jujur kejadian sesungguhnya.
Usai dinonaktifkan dari jabatan sebagai Bupati Langkat Sumatera Utara sejak tersandung dugaan kasus suap fee proyek infrastruktur di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kini Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pun ikut mendukung penetapan tersangka Terbit Rencana Perangin Angin oleh Polda Sumut dalam kasus kerangkeng manusia.
Polda Sumatera Utara (Sumut) telah memeriksa anak Bupati Langkat nonaktif bernama Dewa Perangin Angin sebagai tersangka dalam kasus kerangkeng manusia.
Beberapa hari lalu, kasus kerangkeng manusia telah menuai sorotan di berbagai kalangan, lantaran disebutkan sebagai tempat memenjarakan para pekerja sawit.
Sejak ramai pemberitaan kasus temuan kerangkeng manusia di kediaman milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin (TRP) sampai saat ini masih menarik perhatian publik.
Terkini.id, Jakarta-Penemuan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin kini diselidiki lebih lanjut oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).