Kasus Covid-19 di Makassar Meningkat, Diduga Karena Lemahnya Penerapan Protokol Kesehatan

Covid-19
Ilustrasi Covid-19

Terkini.id — Kasus Covid-19 kembali meningkat secara signifikan di Kota Makassar. Peningkatan ini diduga lemahnya penerapan protokol kesehatan. Ditambah lagi dampak libur panjang beberapa pekan lalu. 

Ketua Tim Epidemiologi Unhas, Ansariadi yang mengungkapkan saat ini kota Makassar positif rate-nya naik kembali sebesar 1,1 pada pekan lalu

“Ini grafik perkembangan situasi Covid-19 di Makassar. Terjadi kenaikan jumlah kasus dari minggu sebelumnya. Angka pertumbuhan di Makassar menjadi 1.1, pada hal minggu sebelumnya sempat 0.77,” ucap Ansariadi, Jumat 13 November 2020.

Positif rate tersebut, kata Ansariadi,  menunjukkan kenaikan kasus baru sebanyak 40 persen. Ia menyebutkan jumlah kasus tersebut saat ini sebanyak 159 kasus baru.

Jumlah kasus baru di Makassar dalam satu minggu terakhir tanggal 2 sampai 8 November mengalami kenaikan dari minggu sebelumnya menjadi 159 kasus baru pada minggu lalu, atau kenaikannya sekitar 40 persen dari jumlah kasus minggu sebelumnya.

Menarik untuk Anda:

“Ini menunjukkan terjadinya peningkatan penularan di masyarakat. Beberapa kegiatan yang mungkin berkontribusi antara lain adanya libur panjang minggu lalu,” tukasnya

Ia juga mengatakan lemahnya protokol kesehatan yang perlu diperketat kembali. Di sisi lain, jumlah testing dan tracing juga kembali massif dilakukan Pemerintah Kota Makassar. 

“Mungkin lemahnya penerapan protokol kesehatan, testing dan tracing yang mungkin perlu ditingkatkan kinerjanya,” tandasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

LBH Makassar Mencurigai Ada Upaya Menggugurkan Permohonan Praperadilan Ijul

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pj Wali Kota Rudy Lantik Pengurus Badan Promosi Pariwisata

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar