Keberatan Jika PAN Dapat Kursi Menteri, Arsul Sani: PPP Tetap Satu Menteri, Maka Ada yang Bilang, kok Kita Ini Kasihan Banget

Keberatan Jika PAN Dapat Kursi Menteri, Arsul Sani: PPP Tetap Satu Menteri, Maka Ada yang Bilang, kok Kita Ini Kasihan Banget

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani menyampaikan keberatannya jika Partai Amanat Nasional (PAN) mendapat kursi menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PPP menyinggung bahwa dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu, PAN berseberangan dengan koalisi Jokowi.

Sementara, PPP yang dulu berjuang dalam koalisi kini hanya mendapat satu kursi di Kabinet. 

Maka PPP mengasihani diri sendiri jika PAN yang dulu bertarung melawan koalisi Jokowi juga malah mendapat satu kursi.

Kehadiran PAN dalam koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo dinilai tidak sepenting kala Partai Gerindra masuk lingkaran istana.

Baca Juga

Hal ini disampaikan Arsul Sani saat berbicara soal kehadiran PAN dalam koalisi Jokowi pada Senin, 29 November 2021.

Arsul Sani menyampaikan bahwa kehadiran Partai Gerindra, yang dulunya adaalah oposisi, sudah cukup untuk memperkuat pemerintah. 

Menurutnya, tambah tambahan partai politik partai politik lagi, koalisi Presiden Jokowi sudah sangat kuat.

“Jadi kan posisi koalisi sekarang sudah cukup kuat, tanpa tambahan partai politik sudah sangat kuat berapa persen. Berbeda posisinya dengan kebutuhan untuk menarik Gerindra pada saat itu,” jelasnya, dilansir dari RMOL.

Keberatan PPP juga ditambah dengan adanya kabar bahwa PAN akan mendapatkan jatah kursi di kabinet.

“Nah, ini keluhan temen-teman PPP, kalau PAN yang dalam pilpres dapat satu menteri, padahal posisinya dulu baku pukul,” kata Arsul Sani. 

“Nah PPP tetep satu menteri gitu, maka ada yang kemudian bilang kok kita ini kasihan banget gitu udah gitu aja,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.