Terkini, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersiap menerapkan sistem pemantauan berbasis teknologi untuk mengatasi permasalahan kendaraan dinas (randis) yang tidak terkontrol.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengumumkan rencana pemasangan perangkat Global Positioning System (GPS) pada seluruh randis guna mengawasi penggunaannya dan mencegah potensi penyalahgunaan.
“Kita akan pasang GPS biar bisa dideteksi ke mana randis ini pergi. Karena kita tidak tahu digunakan untuk apa, lebih baik kita mencegah daripada nanti mencari,” ujar Munafri, Jumat, 14 Maret 2025.
Pengawasan Lemah, Randis ‘Raib’
Kebijakan ini diambil sebagai respons atas lemahnya pengawasan terhadap kendaraan dinas.
- BPBD Makassar Hadirkan Tiga Terobosan Sekaligus: 23 Ribu Relawan, SIGAP PESISIR, dan Siaga Kekeringan
- Salam Sehat Indonesia di Makassar Besok, Wahdah Islamiyah Gelar Talkshow hingga Layanan Kesehatan Gratis! Yuk Ramaikan
- Mubes Perdana MHDC Perkuat Fondasi Organisasi, Rolling Thunder Tebarkan Semangat Persaudaraan
- LP2M UNM Dampingi UMKM Pulau Lakkang Kembangkan Produk Bernilai Tambah
- Andi Hakim Nilai Hasil Hak Angket Harus Berujung Kepastian Hukum, Bukan Sekadar Formalitas
Berdasarkan data yang dihimpun Pemkot Makassar, banyak kendaraan dinas yang tidak diketahui keberadaannya setelah digunakan oleh pejabat atau pegawai yang tidak lagi berhak menggunakannya.
Salah satu indikator lemahnya kontrol ini terlihat dari hasil inventarisasi yang dilakukan di Lapangan Karebosi beberapa waktu lalu. Dari sekitar 300 unit kendaraan dinas yang terdaftar, hanya sekitar 40 unit yang dikembalikan.
“Banyak (randis tidak kembali), itu hari kita kumpulkan di Karebosi. Makanya perlu diperjelas,” kata Munafri.
Sistem GPS diharapkan dapat membantu mendeteksi posisi kendaraan yang tidak dikembalikan atau disalahgunakan.
Jika ada kendaraan dinas yang tiba-tiba berada di luar kota tanpa izin, sistem ini bisa langsung memberi peringatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
