Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros Sebut Angka Stunting Turun

Terkini.id, Maros – Dinas Kesehatan Kabupaten Maros Sulawesi Selatan, mendata angka stunting pada tahun 2019 hingga 2021.

Berdasarkan data tahun 2019 tercatat 22,17 persen atau sebanyak 4.105 kasus stunting terjadi di Kabupaten Maros, dan terjadi penurunan pada tahun 2020 dengan kasus stunting yang tercatat tersisa 13,04 persen atau sekitar 3.812 kasus sunting.

Kemudian pada tahun 2021, kasus stunting tercatat sebanyak 3.378 atau tersisa 11,40 persen.

Bupati Maros dan Wakil Bupati Maros menghadiri Rembuk Stunting Kabupaten Maros

Baca Juga: Wakil Bupati Suhartina Bohari Minta Masyarakat Maros Siap Terima Tim...

“Data stunting dalam tiga tahun terakhir mengalami trend penurunan. Tahun 2021 ini tersisa 11,40 persen,”beber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr H Muhammad Yunus SKed, MKes saat menyampaikan laporannya pada rembuk stunting, Kamis 29 Juli 2021 di Grand Town Hotel Maros.

Ia juga berharap semoga pada pelaksanaan Rembuk Stunting untuk  pembahasan rancangan Lokus untuk tahun 2022 dapat menghasilkan rancangan yang tentunya dapat mencegah dan menurunkan Stunting di Maros.

Baca Juga: Bupati Maros Minta OPD dan Stakeholder Bahu Membahu Lakukan Pencegahan...

“Kami berharap melalui rembuk stunting yang kita lakukan ini dapat meningkatkan program kerja khususnya dalam menangani penurunan stunting,”bebernya.

Masih kata Yunus, penyelesaian kasus stunting tidak bisa dilakukan.

Terakhir, ia juga mengungkapkan bahwa penyelesaian stunting harus secara bersama. Perlu dikeroyok bersama-sama sehingga dibutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Kabupaten Maros Gelar Pra Rembuk Stunting

“Masalah Stunting adalah masalah bersama sehingga penanganan dan pencegahan penurunan stunting perlu dilakukan secara bersama-sama. Penanganannya harus dilakukan dengan lintas sektor berdasarkan lokus. Lokus di Kabupaten Maros untuk tahun 2022 tercatat 10 kecamatan dengan 19 Desa dan 15 Kelurahan,”terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam proses penanganan stunting ada 8 aksi percepatan dan penurunan stunting terintegrasi.

1 2
Selanjutnya
Bagikan