Kepala P3E SUMA-KLHK Terima Kunjungan Kerja Pesantren Ummul Mukminin

Kepala P3E SUMA-KLHK Terima Kunjungan Kerja Pesantren Ummul Mukminin

R
Ismi Hehamahua
Redaksi

Tim Redaksi

terkini.id-Makassar, Demi meraih cita cita terwujudnya Sekolah berbudaya lingkungan,  Pesantren Ummul Mukminin dalam hal ini diwakili oleh Kepala Sekolah SMA Ummul Mukminin melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku ,P3E SUMA -KLHK, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 17 pada Senin (17/01/2022)

Pada kunjungan siang tadi , Kepala Sekolah  Pesantren Ummul Mukminin Abdul Azis Ilyas, S.Ag, M.H turut didampingi dengan Wakasek SMKKN Kehutanan Makassar Drs.Achmad Syihabi.

Di kesempatan audiens yang diterima secara langsung oleh Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E SUMA) KLHK,  Dr.Darhamsyah  didampingi Kepala Bidang Evaluasi Pengendalian Pembangunan Ekoregion Merry Hadriyani Chairuddin, SE., M.Si. serta Kasubbid  Evaluasi Dampak Pembangunan Ekoregion, Rina Triany Muchsin S.E.,MAP.

Kepala P3E SUMA-KLHK Terima Kunjungan Kerja Pesantren Ummul Mukminin
Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku, Dr Darhamsyah didampingi Kepala Bidang Evaluasi Pengendalian Pembangunan Ekoregion Merry Hadriyani Chairuddin SE, M.Si serta  Kasubbid Evaluasi Dampak Pembangunan Ekoregion Rina Triany Muchsin, SE, MAP menerima kunjungan kerja  dari Pesantren Ummul Mukminin Kepsek SMA ,Abdul Azis Ilyas S.Ag, M.H yang hadir bersama  Wakasek SMK Kehutanan Negeri Makassar, Drs Achmad Syihabi pada  Senin 17 Januari 2022 (sumber gambar: H.Muslimin P3E SUMA)

Di sela sela kunjungannya, Kepsek SMA Ummul Mukminin mengutarakan tekad agar Pesantren  Ummul Mukminin  dapat menjadi salah satu bagian dari Sekolah berbudaya lingkungan yang ada di Indonesia.

Dalam penjelasannya, Pesantren Putri Ummul Mukminin ini terletak di Jalan KH.Abdul Jabbar Asyiri No.10 Kel. Pai, Kec.Biringkanaya Kota  Makassar.

Baca Juga

Adapun sejarah pendirian pesantren ini bermula pada 1 Muharram 1404 H bertepatan dengan tanggal 8 Oktober 1983, dilaksanakan acara pertukaran tanah wakaf ini, pihak ahli waris diwakili oleh  Drs. H.Muh.Yusuf Kalla sedangkan pihak Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Selatan diwakili oleh Hj.St. Musyawarah Musa,S.H,M.S. yang juga sebagai ketua Pimpinan Wilayah pada saat itu.

Pada tahun 1984, Berkat kerja keras dari panitia, maka di atas tanah wakaf ini, dimulai pembangunan sebuah Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan.

Setelah 3(tiga) tahun berselang tepatnya pada Tahun 1987,  Pondok Pesantren ini mulai menerima peserta didik  baru dengan jumlah sekitar 17 orang.

Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin sejak dibuka mengalami perkembangan dari tahun ketahun hingga jumlah Santriwati di tahun 2022 ini sekitar 1500 orang.

Pesantren Ummul Mukminin ini juga telah dipimpin atau diasuh oleh tiga orang Direktur yakni, periode pertama, dipimpin oleh Ibu Dra. Hj. Ramlah Aziez , dari tahun 1987 – 1988. Kemudian dipimpin oleh Al-Ustadz KH. Abdul Malik Ibrahim dari tahun 1988 – 31 Mei 2001 selanjutnya diamanahkan kepada Drs. K.H. Jalaluddin Sanusi dari tahun 2001 hingga saat ini.

“Dalam perjalanannya, dahulu 
Pesantren  ini banyak dipenuhi pepohonan , diantaranya pohon bambu dan mangga,”ungkap Kepsek SMA Ummul Mukminin.

“Sehingga dahulu, aktivitas belajar dapat berjalan walau tanpa memakai mesin pendingin di ruangan (AC) karena udara masih sejuk walau di saat siang hari,”ungkapnya.

“Saat ini, Pesantren kami mendidik saat ini sekitar 1500 santriwati, dengan luas area lahan pesantren sekitar 4 (Empat) hektar,” bebernya.

“Juga saat ini memiliki 4 (Empat) Satuan pendidikan yakni SMP, Madrasah Tsnawiyah, Madrasah Aliyah dan SMA,”jelasnya lagi 

“Namun seiring perkembangan dan kebutuhan pesantren,  maka sebahagian pohon tersebut dipangkas untuk perluasan sarana dan prasarana,”ungkapnya kembali.

“Oleh karena ingin mengembalikan fungsi dan manfaat dari pepohonan, maka kami bertekad untuk menanam dan menghijaukan kembali wilayah pesantren ini,”ujarnya.

Beberapa langkah yang dilakukan untuk menuju  sekolah berbudaya lingkungan adalah menerapkan kurikulum tentang Lingkungan Hidup pada mapel geografi dan biologi dan mata pelajaran lainnya yang terkait,” ujar Kepsek  SMA Ummul Mukminin, Azis Ilyas.

‘Antusiasme para peserta didik Pesantren Ummul mukminin juga  sangat mendukung dibuktikan dengan telah dilakukannya gerakan memilah sampah serta penggunaan Tumbler atau wadah tempat minum kepada peserta didik dan para tenaga pendidik,”pungkasnya.

Dikesempatan tersebut juga, Kepala Pusat P3E SUMA-KLHK Dr.Darhamsyah mengapresiasi langkah langkah dari Pesantren Ummul Mukminin untuk menerapkan  cita cita menjadi Sekolah Pesantren yang berbudaya lingkungan.

Kapus P3E SUMA ini kembali mengungkapkan Inti yang paling penting adalah menentukan sosok penggeraknya dalam menuju Sekolah berbudaya lingkungan ini.

“Mindset dan kepedulian yang utama diantaranya dari peserta didik dan para guru serta pengurus,”tambahnya.

Menurut Dr.Darhamsyah, Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membangun program eco pesantren sebagai salah satu bentuk pendidikan lingkungan hidup yang  berbasis pondok pesantren. 

“Metode pelaksanaan untuk pencapaian target sekolah berbudaya lingkungan diantaranya melalui  penyuluhan, pelatihan dan mengaplikasikan kepada  peserta didik,’pesannya.

Rencananya, dalam waktu dekat Kita juga akan meninjau dan melihat secara langsung  aktivitas  di pesantren Ummul Mukminin ini.

“Semoga  Pihak Pesantren bisa melakukan penanaman dan mengembalikan kembali rindangnya pepohonan diwilayah pesantren ini,”harap Dr.Darhamsyah yang juga Peraih 6 ( Enam ) besar kategori ASN Teladan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tahun 2021 ini.

“Untuk meraih Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata mandiri beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain 
Perlunya dibentuk tim satgas
seperti dibentuknya tim penanggung jawab air, energi , kebersihan, penanaman hingga tim pengolahan sampah,”tutur peraih piala Adhigana Anugerah ASN 2021, PPT Pratama teladan 2021 oleh KemenPAN-RB dengan kategori inovasi Teladan Memimpin, Teladan Melayani.

“Jika bergerak secara bersama, memberi manfaat bagi sesama serta semangat beradaptasi dalam segala bentuk perubahan maka Sekolah berbudaya lingkungan akan berjalan  baik dan lancar sesuai dengan harapan,”ungkap Dr.Darhamsyah  yang juga penulis buku Enjoy Life with Ecolife di akhir pertemuan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.