Keroyok Vaksin Polda Sulsel Sasar Siswa SMA Sederajat di Jeneponto

Keroyok Vaksin Polda Sulsel Sasar Siswa SMA Sederajat di Jeneponto

HZ
Syarief
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto – Alumni Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) angkatan 50 Polda Sulsel menggelar Keroyok Vaksin di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin, 1 November 2021.

Keroyok Vaksin Sespim Polda Sulsel menyasar siswa SMA sederajat yang di pusatkan di SMK negeri I Jeneponto, jalan Stadion No. 1 Belokallong, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Sesuai pantauan terkini. id, Keroyok vaksin Sespim Polda Sulsel dipimpin Direktur Intelkam Polda Sulawesi Selatan Kombes Polisi Dwi Suryo Cahyono, hadir Kabiddokkes Polda Sulsel dan jajaran Polda Sulsel, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar serta sejumlah Kepala OPD Pemkab Jeneponto.

Direktur Intelkam Polda Sulawesi Selatan Kombes Polisi Dwi Suryo Cahyono dalam sambutannya menyampaikan Kabupaten Kota yang telah di sasar oleh Polda Sulsel untuk melaksanakan keroyok vaksin.

“Keroyok vaksin pertama dilaksanakan di Makassar, karena Makassar merupakan jantung kota dari Provinsi Sulawesi Selatan, dimana sebelumnya baru 50 persen setelah pelaksanaan keroyok Vaksin sudah mencapai 70 persen lebih,” kata Kombes Polisi Dwi Suryo Cahyono.

Baca Juga

Setelah di Makassar menurut Kombes Polisi Dwi Suryo Cahyono, Polda Sulsel melaksanakan keroyok vaksin di Gowa, Maros dan Takalar.

“Kemarin Pak Bupati Jeneponto telah berkoordinasi dengan Pak Kapolda terkait pelaksanaan keroyok vaksin, Alhamdulillah hari ini kita laksanakan dengan menyasar siswa SMA, SMK sederajat dan kita pusatkan di SMK Negeri I Jeneponto,” ungkap Kombes Polisi Dwi Suryo Cahyono.

Menurutnya, Keroyok vaksin Polda Sulsel menyasar siswa SMA sederajat berangkat dari minimnya presentase vaksin untuk anak usia sekolah menengah.

“Kita menyasar siswa karena capaian vaksinasi untuk anak usia sekolah menengah masih tergolong rendah yakni dikisaran angka 5 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan keroyok vaksin Polda Sulsel menggandeng pihak Disdukcapil guna memastikan anak sekolah yang belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP) agar tetap mendapatkan vaksin.

“Dikesempatan ini kami berkolaborasi dengan Disdukcapil guna memastikan masyarakat yang NIK nya tidak terbaca atau tidak memiliki KTP terutama anak-anakku yang masih berusia 16 tahun agar tetap mendapatkan vaksin,” terangnya.

 Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar pada kesempatan itu mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Polda Sulsel untuk memastikan anak usia sekolah menengah mendapatkan vaksin.

“Terimakasih kepada bapak Kapolda Sulsel langkah dan kolaborasinya dalam memastikan setiap anak usia sekolah menengah kita bisa tervaksin,” jelas Iksan Iskandar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.