Terkini.id,Makassar – Sekitar seratusan jamaah Masjid Nurul Mu’jizat Kompleks Kejaksaan Panakkukang, Jl Adhyaksa, Makassar maupun dari luar kompleks tersebut menghadiri Tausyiah yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid tersebut Senin 8 April 2019. Tauziyah tersebut mengusung tema “Memahami Islamophobia di Dunia Barat”.
Kegiatan Syiar Islam ini menghadirkan Imam Besar Islamic Center of New York, KH Shamsi Ali. Acara ini turut dihadiri mantan Gubernur Sulawesi Selatan yang juga Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Selatan Amin Syam, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Bulukumba yang juga Sekretaris Masjid Nurul Mu’jizat, Andi Badi Sommeng, Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Ketua Masjid Nurul Mu’jizat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan ratusan jamaah lainnya.

Ketua Umum Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB), Andi Badi Sommeng mengatakan kehadiran Al Ustadz Shamsi Ali di masjid Nurul Mu’jizat ini atas undangan sebagai keluarga memberikan pencerahan ke jamaah masjid di Kompleks Kejaksaan Panakkukang.
“Kehadiran beliau di tengah-tengah kita atas undangan sebagai keluarga untuk memberikan pencerahan kepada kita semua,” kata Andi Badi Sommeng yang juga Sekretaris Masjid Nurul Mu’jizat Kompleks Kejaksaan.

Sekretaris Dinas Pertanahan Kota Makassar juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Al Ustadz Shamsi Ali dan jamaah yang menyempatkan hadir, dalam rangka meningkatkan ukhuwah islamiyah dan silaturrami antar umat Muslim.
“Terima kasih juga kami ucapkan kepada Ketua Dewan Masjid Indonesia Sulsel, Bapak Amin Syam beserta keluarga besar KKB. Mudah-mudahan, kegiatan ini mendapatkan berkah dari Allah SWT,” tutur Andi Badi.

Sementara itu, mantan Gubernur Sulawesi Selatan yang juga Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Selatan Amin Syam dalam sambutannya mengajak kepada seluruh ummat Islam khususnya jamaah Masjid Nurul Mu’jizat Kompleks Kejaksaan untuk menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat beribadah saja, melainkan juga sebagai tempat untuk menjalin dan menguatkan silaturahmi Ummat Islam.
“Mari kita jadikan masjid bukan hanya sebagai tempat beribadah saja tapi mari kita jadikan masijid sebagai tempat menjalin dan menguatkan silaturahmi juga,” ucap mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini.
Di samping itu, Amin Syam juga menyambut baik kehadiran Imam Besar Islamic Center of New York, Shamsi Ali yang telah meluangkan waktunya di tengah kesibukannya bersyiar Islam selama berada di tanah air.

“Ustadz Shamsi Ali ini adalah tokoh muslim asal Indonesia di Amerika Serikat. Dia termasuk orang langka. Dia jadi orang dunia sekarang, sehingga saya mengapresiasi kepada pengurus Masjid Nurul Mu’jizat Kompleks Kejaksaan karena sudah mengundang beliau untuk berbagi wawasan Islam lebih luas kepada kita semua,” imbuhnya.
Sedangkan Imam Besar Islamic Center of New York, KH Shamsi Ali saat didaulat menuju podium untuk memberikan Tauziyah yang “Memahami Islamophobia di Dunia Barat”. Di sela-sela ceramahnya, terlebih dahulu menyapa seluruh jamaah yang hadir.

Sebelum menyampaikan Tauziyahnya terlebih dahulu Ia memperkenalkan diri dan seperti apa masa-masa kecil kecilnya hingga usahanya meninggalkan Indonesia untuk bersekolah di Islamic University di Pakistan lalu Lulus dari Pakistan dan pindah ke Arab Saudi untuk mengajar serta menginjakkan kaki di negeri Paman Syam menjadi tokoh muslim di Amerika Serikat.
“Saya waktu kecil identik dengan pemberontak. Sewaktu remaja pernah memimpin anak dari desanya berkelahi dengan anak-anak dari desa lain dan berlatih beladiri pencak silat. Saya sangat suka bela diri,” ucapnya sembari disertai tawa dari Jamaah.
Selain itu anak kampung kelahiran Kajang Kabupaten Bulukumba ini juga bercerita tentang IslamPhobia. Menurutnya Islamophobia sesungguhnya bukan hal yang baru di dunia dakwah. Justru semua Nabi dan Rasul menghadapi tantangan yang berat dalam tugas menyampaikan kebenaran kepada umatnya.

“Menebar kedamaian di negeri Paman Sam bukan hal mudah, butuh proses adu argumentasi yang apik, teologis, hakiki, dan politis.
Ia juga menjelaskan istilah yang mencuat pasca insiden besar di New York yang dikenal serangan 11 September.
“Sejak peristiwa serangan 11 September 2001, semakin banyak orang di Amerika Serikat ini yang ingin tahu lebih dalam mengenai Islam,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
