Terkini, Jeneponto – Ketua Komisi II DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Bohari, menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait perbaikan saluran irigasi Kelara yang mengalami longsor beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan langsung ke lokasi, Imam Taufiq yang didampingi Sekretaris Komisi III Haryanto memastikan progres pengerjaan berjalan sesuai dengan rencana dan memenuhi kebutuhan masyarakat petani.
Menurut Imam Taufiq, saluran irigasi Kelara memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas pertanian di wilayah Jeneponto. Kerusakan akibat longsor telah menyebabkan gangguan distribusi air ke sawah-sawah warga, sehingga berdampak pada hasil pertanian mereka.
“Kami menerima banyak masukan dari masyarakat mengenai perbaikan saluran irigasi ini. Hari ini, kami turun langsung untuk melihat sejauh mana progres pengerjaan dan memastikan pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan petani,” kata Imam Taufiq, kepada Terkini, Selasa, 10 Desember 2024.
Saat meninjau lokasi, ia berdialog dengan sejumlah warga dan pekerja proyek. Masyarakat berharap agar perbaikan dapat selesai tepat waktu, mengingat musim tanam akan segera dimulai.

- Atasi Stunting, Wakil Bupati Sidrap Tekankan Orang Tua Selektif dan Perhatikan Asupan Gizi Anak
- Temukan Ayam Tak Segar dan Masakan Kurang Matang, Andi Nirawati Minta Prosedur MBG Diperketat
- Rumah Quran di Maros Besarkan Bayi Selama 8 Bulan, Bantah Tudingan Menahan Anak Orang
- Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
Imam Taufiq juga meminta kepada pihak kontraktor untuk bekerja secara maksimal dan tetap memperhatikan kualitas pengerjaan. Ia menegaskan bahwa perbaikan ini tidak hanya soal cepat selesai, tetapi juga memastikan saluran irigasi bisa berfungsi optimal dalam jangka panjang.
“Saluran irigasi ini adalah nyawa bagi petani kita. Kami mendorong agar pengerjaannya dilakukan dengan baik dan tidak hanya sebatas perbaikan sementara. Kami juga akan terus mengawasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut terlihat progres pengerjaan untuk saluran irigasinya sudah di atas 80 persen,” Insya Allah diupayakan paling lambat akhir bulan Desember sudah dialirkan airnya,” kata Imam Taufiq.
Amir sebagai perwakilan dari Balai Besar Pompengan yang menerima dan mendampingi kunjungan tersebut menjelaskan bahwa untuk pengerjaan perbaikan saluran irigasi sudah memasuki tahap perampungan,”Tinggal pengerjaan sarana pendukungnya yang masih dalam tahap penyelesaian,” jelas Amir
Imam Taufiq Bohari yang juga Ketua Fraksi PPP di DPRD Jeneponto menambahkan, sisa pengerjaan yang masih sementara berlangsung adalah penyelesaian saluran penahan longsor di tepi saluran irigasi dan pemasangan tiang pancang untuk memberikan penguatan pada tepian jalanan sudah dicor beton.
“Kta doakan bersama semoga proses pengerjaan proyek perbaikan saluran irigasi ini bisa dituntaskan sampai diakhir tahun 2024. Semoga air dari bendungan Kelara Karaloe ini bisa dialirkan diakhir tahun sehingga menjadi kado tahun baru untuk masyarakat Jeneponto, terutama untuk saudara saudara kita para petani yang sangat membutuh aliran air irigasi kelara kareloe ini,” harap Imam Taufiq.
Masyarakat Kelara menyambut baik langkah proaktif DPRD Jeneponto dalam menangani masalah ini. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat terus direspon cepat sehingga permasalahan serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dengan langkah ini, diharapkan perbaikan saluran irigasi Kelara dapat segera selesai dan kembali mendukung kebutuhan irigasi pertanian bagi para petani di Jeneponto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
