Terkini.id, Makassar – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Makassar menggelar Lapak dan Ngampus Literasi di Pantai Losari, Minggu, 22 September 2019.
Kegiatan yang bertemakan “Menumbuhkan Semangat Literasi untuk Pelajar” ini dihadiri IPM se-kota Makassar dan masyarakat sekitar.
Dalam ngampus literasi ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Tetta Sally, penulis buku Perempuan Dilarang Bahagia sekaligus Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Makassar, dan Aditya Permana, Pegiat literasi dan Ketua FLP Cabang Maros.
Ketua bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan, Lia Asmira mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja bidang PIP itu sendiri dan kegiatan literasi ini adalah kegiatan pertama yang dilakukan bidang PIP.
“Semoga semangat literasi di kalangan pelajar maupun di masyarakat umum itu semakin membumi,” harapnya.
- FLP Makassar Sukses Gelar Training of Writing 'ToWR' Akbar 2023
- Gelar Pelatihan Kepenulisan, FLP Cabang Makassar Cetak Generasi Penulis
- Rekrut Anggota Baru, FLP Unismuh Makassar Buka Pendaftaran TOWR
- Milad ke-23 Tahun, FLP Wilayah Sulsel dan Cabang Makassar Ajak Penulis Jaga Lingkungan
- Firdaus, Penyandang Disabilitas yang Punya Impian Jadi Penulis Inspiratif di Masa Depan
Dalam pemaparannya, Tetta Sally mengatakan bahwa sekarang banyak film Indonesia yang telah mencederai literasi, seperti sinetron.
“Banyak film atau sinetron juga tidak sesuai dengan fakta, realita atau kondisi yang terjadi contohnya seperti operan seorang kutu buku pasti orangnya suka culun atau suka dibuli. Maka akan diartikan tukang baca buku itu culuan padahal tidak seperti itu,” ujarnya.
Dirinya juga menambahkan, jika ada sebuah buku yang disuka maka bawalah buku itu kemanapun kita pergi dan anggap buku itu adalah kekasih yang tidak bisa hidup tanpanya.
Pada kesempatan yang sama, Aditya Permana mengungkapkan bahwa
Penulis adalah orang yang paham dan mengerti kehidupan dirinya dan orang lain dengan bahasanya yang anggun.
“Ada banyak cara untuk mendapat inspirasi dalam memulai kepenulisan, misalnya seperti tontonan, tontonan itu bisa menjadi inspirasi kita,” ujarnya.
Dirinya juga menambahkan, seorang penulis harus perbanyak keluar, jangan menjadi seorang 4K (kampus, kantin, kost, dan kuota).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
