Terkini.id, Jakarta – Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Profesor Henry Subiakto mengklarifikasi soal cuitan lamanya mengenai “Profesor harus bisa acting”.
Dalam klarifikasinya, Prof Henry mengatakan bahwa konteks cuitannya itu adalah ilmu komunikasi.
Sebagaimana diketahui, pernyataan yang ia cuitkan pada 22 Juli 2013 itu memang tiba-tiba banyak disorot dan menjadi bahan olokan netizen.
“Twit saya tahun 2013 tiba-tiba banyak dikomentari. Ini konteksnya ilmu komunikasi,” katanya melalui akun Twitter @henrysubiato pada Kamis, 14 Oktober 2021.
Prof Henry menjelaskan bahwa dalam Ilmu Komunikasi, ada pendekatan drama, di mana seseorang harus menarik dan menyenangkan sesuai harapan audience saat berada di front stage.
- Henry Subiakto: Demi Berkuasa, Anies Terima Tawaran Dukungan Penunggang Agama
- Soal Wayang Haram, Henry Subiakto: Ini yang Salah Wayang Sebagai Media, Pemahaman, atau Pesannya?
- Henry Subiakto Bela Ferdinand: Cuitannya adalah Pendapat, Tidak Masuk UU ITE
- Denger, nih! Ferdinand Belum Tentu Nodai Agama, Henry: Jangan Ngikutin Perasaan Saja, Harus Objektif
- Menohok! Fadli Zon Kena Serangan Balik Henry Subiakto, Disebut Lupa Partai hingga Berlagak Anti Pemerintah
“Tapi saat di back stage bisa beda. Makanya orator, penceramah perlu kemampuan acting. Kenapa heboh,” katanya.
Adapun cuitan lama Prof Henry berbunyi: “Untuk jadi populair, seorang insinyur, doktor bahkan profesor harus bisa acting, bermain drama agar menarik, belajar jadi actor dan actress seperti badut.”
Ditelusuri Terkini.id, banyak komentar-komentar baru yang berisi olok-olokan dan sindiran kepada Prof Henry atas cuitannya tersebut.
“Mantap! Profesor ini ternyata badut juga. Salut,” kata @irvan_rangk***.
“Maksudnya, kamu terlihat bloon itu lagi acting dan bermain drama ya? Saya lihat sih, tanpa acting kamu terlihat sempurna bloonnya sebab kamu merasa cuma kamu yg berilmu dan bergelar, juga kamu anggap ilmu di dunia ini cuma ilmu komunikasi,” kata @arisqapu***.
“Profesor badut ingin popular,” kata @RPangga***.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
