Terkini.id, Makassar – Puluhan mahasiswa di Makassar menggelar aksi teaterikal menolak adanya revisi Undang Undang KPK.
Aksi tersebut digelar dengan menghadirkan pocong bertuliskan KPK sebagai bentuk matinya lembaga anti rasua ini.
Aksi ini digelar oleh Garda Tipikor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar di kawasan Care Fre Day (CFD) Pantai Losari.
Aksi ini juga digelar dengan pembubuhan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK).
“Sebagai bentuk upaya pelamahan KPK, baik itu calon pimpinan, revisi Undangan Undang KPK. Jadi kita mengajak masyarakat disini, untuk menandatangani petisi, dibelakang ini sebagai bentuk dukungan,” kata Ketua Umum Garda Tipikor, Muhammad Arfan Al Kadri ditemui di Pantai Losari Makassar, Minggu 15 September 2019 pagi.
- Soal 75 Pegawai KPK Dinonaktifkan, Ahli Hukum Tata Negara: KPK Sudah Dibunuh Sejak 2019
- Rocky Gerung Kritik Sikap Jokowi Soal 75 Pegawai KPK: Hanya Permainan Komunikasi Politik
- Rocky Sindir 51 Guru Besar yang Minta Revisi UU KPK Dibatalkan: Ketinggalan Akal, Mahasiswa Udah Duluan
- SP3 Perdana KPK Jatuh ke Kasus BLBI, Sindiran Busyro: Sukses Besar Untuk Jokowi
- Perbaikan Typo Tak Melalui Mekanisme Rapat Paripurna, Revisi UU KPK Tidak Sah?
Dia menjelaskan, revisi Undang Undang KPK tentu akan melemahkan lembaga anti korupsi.
Apalagi, kehadiran dewan pengawas di KPK nantinya akan melampoi kewenangan dari KPK.
“Kalau dari kami yang sangat sangat menganjal adalah dewan pengawas, mengapa dewan pengawas karena dewan pengawas mengizinkan, sedangkan arti dari kata mengawas ini sudah melampaui wewenangan. Jadi kami meminta dewan pengawas ini tidak diberikan topoksi untuk mengizinkan,” jelas dia lagi.
Dia juga memprotes adanya penyidik dan penyelidik yang dinilai tak independen. Iapun meminta adanya penyidik independen di KPK.
“Terus yang kedua itu penyidik dan penyelidik bukan penyidik dari independen.
Jadi bukan dari penyidik independen dia ambil polisi dari jaksa, jadi kita mau penyidik dari independen,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
