KJRI Jeddah Jelaskan soal Kebijakan Penundaan Akses Masuk Jemaah Umrah

Jemaah umrah Indonesia
Jemaah umrah asal Indonesia tahun 2018

Terkini.id, Jeddah – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menjelaskan perihal kebijakan penundaan akses masuk jemaah umrah Indonesia ke Arab Saudi.

KJRI Jeddah melalui Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KJRI Jeddah menyampaikan beberapa hal terkait kebijakan Arab Saudi seputar pelaksanaan umrah.

Terkait beredarnya informasi tentang akan diperbolehkannya kembali jemaah umroh Indonesia ke Arab Saudi, KJRI Jeddah menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Sampai saat dibuatnya siaran pers ini, Senin, 2 Maret 2020, Kerajaan Arab Saudi belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait pencabutan kebijakan penundaan sementara jamaah umroh ke Arab Saudi.

Dengan demikian, tidak benar informasi yang menyatakan bahwa jemaah umroh akan dapat diizinkan ke Arab Saudi setelah tanggal 13 Maret 2020 sebagaimana beberapa berita yang beredar belakangan ini.

Menarik untuk Anda:

2. Berita yang sering menjadi rujukan bahwa jamaah umroh dapat kembali ke Arab Saudi adalah notifikasi dari Saudia Airlines “sales procedures for Travel Agencies” tertanggal 27 Februari 2020 yang menjelaskan mengenai batas waktu pengembalian biaya (refund) tiket Saudia Airlines tanggal 13 Maret 2020.

Notifikasi Saudia Airlines sama sekali tidak terkait dengan kebijakan penundaan sementara jamaah umroh ke Arab Saudi.

3. KJRI Jeddah sampai saat ini berfokus pada upaya memfasilitasi kepulangan jamaah umroh ke Indonesia. Sampai hari ini, Senin, 2 Maret 2020 pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS), jumlah jemaah umroh asal Indonesia yang telah difasilitasi proses kepulangannya adalah 9.995 jamaah.

4. KJRI Jeddah terus menempatkan tim satuan tugas (satgas) di Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan Bandara Prince Muhammad bin Abdulaziz Madinah untuk memantau proses kepulangan.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, jamaah umroh dapat menjalankan ibadah umroh dengan lancar dan melakukan proses kepulangan tanpa adanya kendala.

5.Untuk informasi, mohon dapat menghubungi call center KJRI Jeddah di nomor +966 503 609 667.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Menlu AS Mik Pompoeo Dukung Trump Tolak Kemenangan Biden dalam Pilpres

Presiden Berhentikan Menteri Mark Esper, Ini Penggantinya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar