Terkini.id, Jakarta – Sejumlah netizen mencoba mengulik fakta terkait dr Louis Owien yang mengaku tak percaya keberadaan Covid-19. Terbaru, postingan dokter wanita tersebut yang menyinggung nama mantan Presiden AS Donald Trump viral di media sosial.
Postingan dr Louis Owien di media sosial pribadinya yang menyinggung nama Donald Trump itu viral usai dibagikan pengguna Twitter Namaku_Mei, seperti dilihat pada Senin 12 Mei 2021.
“Masih percaya Dokter Lois?,” cuit netizen Namaku_Mei.
Dalam postingan tersebut, terlihat dr Louis Owien mengaku bahwa Donald Trump bisa pintar lantaran telah mendapat informasi darinya.
“Trump bisa pintar karena informasi dari saya. Indonesia kapan pintarnya?,” tulis Louis Owien.
Ia pun menyebut, dokter dari Amerika Serikat dan Indonesia ilmunya sama yakni sama-sama sampah.
“Dokter USA dan Indonesia ilmunya sama. Sama-sama sampah!,” tegasnya.
Selain itu, dr Louis Owien dalam postingannya di Facebook tersebut juga mengaku memiliki hak penuh untuk mencabut izin praktik tenaga kesahatan (nakes) yang terbukti bersalah namun tetap ngotot.
“Hak penuh bagi saya untuk mencabut ijin praktek bagi Nakes yang terbukti bersalah tapi tetap ngotot!,” ujar dr Louis.
Diketahui, dr Louis Owien akhirnya ditangkap polisi terkait dugaan penyebaran berita hoax. Polda Metro Jaya pun telah melimpahkan kasus dokter perempuan tersebut ke Bareskrim Polri.
“Dokter L telah menyebarkan berita bohong dan atau menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan rakyat,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan lewat siaran jumpa pers di Youtube.
Tidak hanya itu, kata Ahmad, penyidik juga menangkap dr Louis Owien atas dugaan pelanggaran terkait wabah penyakit menular.
“Dan atau menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah penyakit menular yang dia lakukan di beberapa platform media sosial,” imbuhnya.
Kombes Ahmad Ramadhan selanjutnya menyebutkan salah satu postingan dr Louis Owien yang dinilai hoax tersebut.
“Di antaranya adalah postingannya, ‘korban yang selama ini meninggal karena Covid-19 bukan karena Covid-19, melainkan karena adanya interaksi antarobat dan pemberian obat dalam tata cara’,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
