Polemik Arteria Dahlan Kembali Disoroti, Rizal Ramli: Gitu Aja Ndak Ngerti, Kok Ngaku Partai Nasionalis!

Polemik Arteria Dahlan Kembali Disoroti, Rizal Ramli: Gitu Aja Ndak Ngerti, Kok Ngaku Partai Nasionalis!

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli kembali melontarkan tanggapan soal polemik Arteria Dahlan yang telah meminta maaf kepada warga Jawa Barat. Namun menyinggung itu masih menjadi perbincangan publik.

Hal tersebut dilakukan Rizal Ramli melalui cuitan di akun media sosial Twitter-nya @RamliRizal dengan sebuah unggahan sebuah poster bergambar Dawala, Tokoh Wayang dengan keterangan ‘Hana Caraka Data Sawala, Arteria Cilaka PDIP Anu Kababawa’.

Dalam cuitan, Rizal Ramli juga mengatakan bahwa rakyat di Jawa Barat (Jabar) keras.

“Reaksi rakyat di Jabar keras sekali terhadap si Kehed,” cuit ekonom senior ini.

Lanjut “Bahasa daerah, seperti bahasa Sunda, itu mewarnai dan memperkaya Bahasa Indonesia,” ujarnya lagi.

Baca Juga

“Gitu aja ndak ngerti, kok ngaku Partai Nasionalis,” tandasnya. Dilansir dari Galamedia. Rabu, 26 Januari 2022.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan menyampaikan permohonan maafnya kepada Orang Sunda, Kamis, 20 Januari 2022 lalu.

“Saya dengan sungguh-sungguh menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda, atas pernyataan saya beberapa waktu lalu,” ujar Arteria.

Lanjut “Saya menyerahkan sepenuhnya kepada DPP partai. Sebagai kader partai saya siap menerima sanksi yang diberikan partai. Saya belajar dari persoalan ini, dan terima kasih atas seluruh kritik yang diberikan ke saya, pastinya akan menjadi masukan bagi saya untuk berbuat lebih baik lagi,” kata Arteria.

Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai PDIP Komaruddin Watubun mengatakan meski Arteria telah meminta maaf, PDIP tetap memberi sanksi peringatan kepada anggotanya itu.

Dia menilai pernyataan Arteria telah melanggar etik dan disiplin partai.

“Surat sanksi peringatan ditandatangani Pak Sekjen dan saya sebagai Ketua DPP Bidang Kehormatan,” kata Komaruddin Watubun.

Menurut Komaruddin, DPP PDIP banyak menerima berbagai laporan termasuk dari pendukung partai di Jawa Barat yang merasa terusik dengan pernyataan Arteria itu.

DPP, lanjut dia, juga memperhatikan polemik itu melalui pemberitaan di media.

Dalam klarifikasi tersebut, Komaruddin menegaskan apa yang disampaikan Arteria Dahlan dari sisi organisasi partai sudah melanggar etik dan disiplin.

“Sebagai kader partai, siap menerima sanksi yang diberikan. Jadi, DPP partai memberikan sanksi peringatan kepadanya. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi Pak Arteria,” jelas Komaruddin.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.