Kolaborasi Perangi Stunting, Pemkab Jeneponto Teken Nota Kesepahaman

TP PKK Kabupaten Jeneponto, Dinas Kesehatan, Kodim 1425 dan LSM Pattiro Jeka berkomitmen untuk memerangi stunting di Kabupaten Jeneponto dengan menandatangani nota kesepahaman.

Terkini.id, Jeneponto -TP PKK Kabupaten Jeneponto, Dinas Kesehatan, Kodim 1425 dan LSM Pattiro Jeka berkomitmen untuk memerangi stunting di Kabupaten Jeneponto.

Komitmen itu dibuktikan dengan menandatangani nota kesepahaman untuk memerangi stunting yang berlangsung usai pembukaan acara koordinasi dan advokasi konvergensi percepatan penurunan stunting di Aula Viaty Kodim Jeneponto,Senin, 10 Januari 2020.

Penandatanganan nota kesepahaman itu disaksikan Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr.Veni Hadju.. M.Sc.ph.D. dan Prof. Dr.Nurdin Wahyudin Aulia Kuauma.,M.

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, mengatakan, penanganan stunting menjadi program yang penting bagi Pemkab Jeneponto.

“Penanganan stunting sangat penting bagi masyarakat Jeneponto, Penanganannya masuk dalam program kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas pembangunan, sebab ini menyangkut investasi masa depan negara ini,” bebernya.

Iksan  berharap, penanganan stunting dilakukan kolaborasi dengan banyak pihak. Mulai dari kecamatan, puskesmas, desa, bidan, hingga tokoh masyarakat.

“Kalau kita berkolaborasi, tentu penanganannya akan menjadi mudah, oleh karena itu saya harapkan camat, kades, kepala sekolah, dan PKK untuk berperan aktif, sebab kesehatan ibu dan anak memang menjadi prioritas,”harap Iksan.

Stunting sendiri adalah kondisi dimana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan seusianya. Penyebabnya adalah kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan hingga anak lahir, dan ini terlihat ketika anak memasuki usia 2 tahun.

Sementara, staf ahli Gubernur Sulsel, Prof. Veni Hadju, dalam arahannya untuk percepatan pembangunan Bidang Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Jeneponto, maka seluruh masyarakat Jeneponto agar dapat mengkomsumsi makanan yang sehat atau asupan gizi yang baik, terutama pada ibu hamil.

“Untuk menghindari anak kita tidak terkena stunting, diharapkan bagi ibu-ibu dapat memberikan asupan gizi yang baik bagi anak-anaknya atau makanan tambahan. Bagi ibu yang lagi hamil agar dapat mengkumsumsi makanan yang bergizi agar bayi yang ada dalam kandungan maupun pada saat lahir dapat tumbuh dengan sehat dan tidak terkena yang namanya stunting,” jelas Prof Veni Hadju.

Selain penandatanganan nota kesepahaman, juga dilaksanakan penandatanganan deklarasi memerangi stunting di Kabupaten Jeneponto.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Peduli Bencana, Pemkab Jeneponto Berangkatkan Bantuan  ke Luwu Utara

Kantornya Didemo Mahasiswa dan Pemuda, Ini Kata Kabid Disdukcapil Jeneponto

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar