Terkini.id, Jakarta – Kasus pelecehan seksual terhadap 12 santriwati kian menjadi sorotan yang berbuntut panjang. Kali ini Pendakwah Gus Miftah melontarkan pernyataan keras terhadap guru pesantren yang mencabuli santriawati hingga beberapa di antaranya hamil.
Pernyataan tegas Gus Miftah Pemilik nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu merasa geram atas aksi bejat Herry yang telah berlangsung sejak 2016, dan mengakibatkan beberapa korban hamil hingga melahirkan anak. Saat ini persidangan perkara asusila itu masih berjalan di pengadilan.
secara tegas, Gus Mitfah mengatakan bahwa apa yang dilakukan guru pesantren tersebut merupakan tindakan yang sudah diluar batas.
“Nakalmu enggak mutu cuk,” tandasnya.
Sementara, Ernest Prakasa pun ikut berkomentar soal kasus guru pesantren mencabuli 12 santriwati yang terjadi di Bandung, Jawa Barat.
- LBH Makassar Siap Dampingi Tahanan Wanita Korban Kasus Pelecehan Seksual di Polda Sulsel
- Usai Pelaku Ditelanjangi, Kasus Pelecehan Seksual di Gunadarma Berakhir Damai
- Tren Kasus Pelecehan Seksual Terus Meningkat di Kota Makassar
- UPT PPA Sulsel Dampingi Perawatan Anak Korban Pelecehan Seksual
- NU Jatim Desak Polisi Cepat Tangkap Buron Anak Kiai Jombang, Netizen: Katanya Kiai Kok Malah Ngumpetin Tersangka?
Ernest Prakasa soal Guru Pesantren Cabul Ernest Prakasa berharap kasus tersebut bisa mengajarkan masyarakat agar berhenti menyalahkan korban pemerkosaan.
“Bila manusia biadab ini tidak juga mengajarkan kita untuk setop menyalahkan korban, saya tidak tahu lagi harus berkata apa,” tulis Ernest Prakasa. Dilansir dari Jpnn. Minggu, 12 Desember 2021.
Sebelumnya, Herry Wirawan mengaku ini disebabkan karena mertuanya tak ingin punya banyak cucu. Hingga dalam menjalankan aksinya, Herry Wirawan punya banyak cara untuk memaksa para santri melakukan hubungan intim dengannya.
Selain itu, pimpinan sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kota Bandung, Jawa Barat ini juga menjanjikan akan membiayai biaya pendidikan korban hingga selesai, untuk setelahnya akan menjadi pengurus pesantren.
Diketahui, aksi tersebut dilakukan HW dalam rentang 2016 hingga 2021 di beberapa tempat, seperti di pondok pesantren, apartemen hungga hotel mewah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
