Konfercab XV NU Makassar Tanpa Hasil, PBNU: Tunda karena Dianggap Menyalahi Ketentuan

Konfercab XV NU Makassar Tanpa Hasil, PBNU: Tunda karena Dianggap Menyalahi Ketentuan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Makassar – Konferensi Cabang (Konfercab) XV Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar tidak membuahkan hasil. Akibatnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengambil keputusan sampai waktu yang tidak ditentukan.

Seperti tampak dalam video beredar luas berdurasi 2.07 menit. Dalam video berlangsung di arena Konfercab, Ahad (4/8/2024), Wakil Sekjen KH Andi Sahibuddin M.Pd, memberikan pernyataan.

“Namun karena ada beberapa hal yang terjadi, maka bisa dianggap ini menyalahi ketentuan. Oleh karena itu, konferensi NU Kota Makassar pada hari ini, kami nyatakan ditunda sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,” ungkapnya didampingi sejumlah steering committee.

Dalam pidatonya, pihaknya berharap sepenuhnya konfercab akan berlangsung dengan panjang.

“Sehingga melahirkan kemudian pemimpin NU di Kota Makassar ini, baik itu Rois Syuriyah maupun ketua tanfidziyah,”terangnya.

Baca Juga

Berikut transkrip video yang beredar
…diberikan kesehatan kepada seluruh jajaran yang telah demisioner, baik Mustasyar, syuriyah, tanfidziyah, serta seluruh badan otonom dan lembaga, pengurus MWC bersama seluruh jajaran diberikan kesehatan dan kekuatan, agar kedepan dapat kemudian selalu kompak, selalu bersatu untuk bersama- sama membangun NU Kota Makassar.

Kami dari PBNU berharap sepenuhnya bahwa konferensi ini akan berlangsung dengan panjang, sehingga melahirkan kemudian pemimpin NU di Kota Makassar ini, baik itu Rois Syuriyah maupun ketua Tanfidziyah.

Namun karena ada beberapa hal yang terjadi, maka bisa dianggap ini menyalahi ketentuan. Oleh karena itu, konferensi NU Kota Makassar pada hari ini, kami nyatakan ditunda sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Menanggapi hal ini, salah seorang peserta konfercab perwalikan dari salah satu MWC yang merahasiakan identitasnya mengatakan, memang dalam konfercab ini ada beberapa keganjalan yang terjadi sehingga PBNU menyimpulkan menyalahi ketentuan/aturan yang berlaku, diantaranya beberapa MWC yang telah menyetorkan usulan nama AHWA sehari sebelum konfercab dimulai,

ternyata mengalami perubahan pada saat tabulasi suara oleh oknum penyelanggara yang samapi saat ini masih ditelusuri pelakunya, 9 MWC melakukan penyetoran Usulan AHWA secara kolektif dengan mengusulkan beberapa tokoh/kyai NU, namun pada saat perhitungan suara, Tokoh/Kyai tersebut ternyata hanya mendapatkan 6 suara saja, akhirnya dilakukan interupsi oleh peserta sidang.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.