Terkini.id, Makassar – Korban tewas dalam aksi demo mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara, bertambah. Setelah Randy (21), satu orang mahasiswa lainnya yakni M Yusuf Qardawi (19) mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) dinyatakan meninggal dunia.
Hal tersebut diungkapkan Plt Dirut RS Bahteramas, dr Sjarif Subijakto. Yusuf, kata dr Sjarif sempat mendapatkan pertolongan di RS Ismoyo. Namun nyawanya tak terselamatkan.
“Innalaillahi wa inna ilaihi rojiun. Tn. M Yusuf, post craniectomy kemarin malam yang dirawat di ICU telah meninggal sekitar pukul 04.17 Dok,” kata dr Sjarif, dikutip dari Detik, Jumat, 27 September 2019.
Sjarif membenarkan terkait kabar meninggalnya Yusuf di rumah sakit, meskipun tidak menjelaskan secara rinci terkait kondisi korban sebelum meninggal.
Polda Sultra: Yusuf tewas karena ditembus peluru tajam

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Tenggara AKBP Harry Goldenhardt mengungkapkan bahwa Yusuf tewas karena ditembus peluru tajam di bagian kepala.
- Wawali Makassar AMI Terima Audiensi MPM UNM, Bahas Pekan Parlemen 2026
- Mahasiswa Polbangtan Kementan Jalani PKL dan MTA di Industri RPA
- Grab Sambangi Makassar, Ajak Lebih dari 4.000 Mahasiswa Eksplorasi Potensi Diri
- Mahasiswa Desak Kejaksaan Usut Calon Bupati Gowa yang Diduga Bermasalah Terkait ini
- Seorang Mahasiswa di Makassar Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Lansia 70 Tahun
Namun, pihaknya membantah kabar yang menyebutkan bahwa meninggalnya Yusuf akibat tindakan pemukulan di kepala yang dilakukan oleh anggotanya.
“Tidak benar (mengalami pemukulan di kepala). Hasil pemeriksaan dokter, korban menderita luka tembak,” ujar Harry, dikutip dari CNN Indonesia, Jumat, 27 September 2019.
Pendarahan hebat yang dialami korban di bagian kepala, kata Harry, akibat dari luka tembak tersebut.
“Iya karena luka tembak,” ujarnya singkat.
Kendati meninggal akibat luka tembak, Harry mengatakan bahwa di kepala korban tidak ditemukan adanya proyektil peluru.
“Bagian kepala tidak ditemukan proyektil di kedua korban yang meninggal dunia (Yusuf dan Randi),” ucapnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya dua mahasiswa UHO tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
