Terkini.id, Makassar – Dalam beberapa hari terakhir, Kota Makassar dihebohkan dengan kelangkaan gas LPG 3 Kg. Situasi ini, selain menimbulkan kegelisahan di kalangan ibu rumah tangga, juga menjadi perhatian serius bagi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Danny Pomanto, sapaannya, mengungkapkan kekhawatirannya akan dampak dari kelangkaan gas ini yang berpotensi memicu inflasi. Terlebih, kata dia, kondisi inflasi di Kota Makassar selama ini terbilang stabil dengan angka di bawah 3 persen.
Ihwal kelangkaan ini, Danny pun meminta PT Pertamina untuk memberikan transparansi terkait isu tersebut.
“Saya belum tahu apakah ini terkait dengan penjatahan yang tidak sesuai dengan kebutuhan, sehingga suplai jadi kurang. Tapi saya khawatir ini akan memicu inflasi,” jelas Danny Pomanto, Jumat, 6 Oktober 2023.
Sebagai langkah antisipatif, Wali Kota menekankan pentingnya pendataan masyarakat penerima subsidi gas LPG 3 Kg agar distribusinya tepat sasaran.
- Danny Pomanto Bakal Sanksi ASN yang Gunakan Gas LPG 3 Kg
- Menteri ESDM Beri Sinyal Kenaikan Harga, Maria Alcaff: Bagus, Mumpung Rakyat Belum Mati Terusin Pak!
- Utang Pemerintahan Jokowi Semakin Melonjak, Politisi Demokrat: Pantas Kalian Teriak 3 Periode? Gak Tahu Malu! Ngacalah
- Roy Suryo Tanggapi Rencana Kenaikan LPG 3 Kg, Sebut Pemerintah Luar Biasa: Benar Janji-janjinya, Semua Memang Meroket
- Ingat, Gas Melon Tak akan Dijual Bebas Lagi di 2022
Dengan data yang akurat, kata dia, kebutuhan masyarakat dapat diukur sebanding dengan suplai dari PT Pertamina.
“Semua yang berhak terhadap gas LPG 3 Kg harus teregistrasi dengan baik,” tegasnya.
Danny Pomanto pun meminta Dinas Perdagangan Kota Makassar untuk mengawasi penjualan gas LPG 3 Kg. Toko-toko retail diimbau untuk tidak menjual kepada masyarakat yang tidak berhak menerima subsidi.
“Jika ada toko yang melanggar, cabut izinnya,” ujarnya tegas.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Arlin Ariesta, menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan PT Pertamina untuk memantau penyaluran LPG Subsidi 3 kg.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
