KPA Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Beri Sanksi CV Ayman Jaya

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Maros – Kabid Peternakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros memberikan sanksi Kepada CV Ayma Jaya karena tidak sesuai ketentuan pekerjaan yang tertuang dalam kontrak dan Rancangan Anggaran Belanja (RAB).

Pembangunan Balai/ Instalasi pembibitan dan Hijauan pakan ternak yang berlokasi di Desa Bonto Matinggi Kecamatan Tompo Bulu Kabupaten Maros telah melampaui masa progresnya, sehingga pihak Dinas Pertanian menjatuhkan sanksi kepada kontraktor tersebut.

Pekerjaan Pembangunan Balai/ instalasi pembibitan dan Hijauan pakan ternak dimenangkan CV Ayman Jaya Melalui proses tender dengan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi khusus (DAK) TA 2019, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros dengan nilai anggaran Rp605 juta, nomor kontrak: 25/BM/DISPERTAN-PET/DAK/Vll/2019. Mulai dikerjakan pada tanggal 19 juli 2019 sampai dengan 15 November 2019.

Kepala Bidang Peternakan menjatuhkan sanksi kepada kontraktor CV. Ayman Jaya atas keterlambatan progres penyelesaian pekerjaannya.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Ir.Hj.Andi Jumiati ,M.Si selaku Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, mengatakan, pada Rabu, 11 November 2019.

“Keterlambatan pekerjaan yang dimenangkan Cv. Ayman Jaya, dikarenakan kekeliruan pihak Ayman Jaya sendiri, yang tidak patuh atas teguran dari pihak kami dan pihak konsultan, disebabkan adanya beberapa item pada bangunan tersebut tidak sesuai spesifikasi sehingga pihak kami menegur agar segera mengganti dan memperbaiki item yang tidak sesuai pada Rancangan Anggaran Belanja (RAB),” kata Andi Jumiati.

Olehnya itu, kami menetapkan memberi sanksi denda kepada CV Ayman Jaya atas keterlambatan progres pekerjaannya, bermula pada tanggal jatuh tempo

Didenda mulai pada tanggal 16 November sampai dengan 5 Desember 2019 Dengan Jumlah denda sebesar Rp.12, 100,000.(Dua Belas Juta Seratus Ribu Rupiah),-

Hj, Andi Jumiati menegaskan, pihak kami akan menjatuhkan sangsi bagi seluruh rekanan yang mengerjakan proyek di Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan kabupaten maros, Bidang peternakan , apa bila tidak sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Komentar

Rekomendasi

Begini Cara Alfamidi Makassar Ajak Masyarakat Cegah Corona

Cegah Penyebaran Covid-19, Seleksi Penerimaan Polri 2020 Akan Dijadwal Ulang

MUI Kota Makassar Apresiasi Kerja LPBI NU Cegah Covid-19

Cegah Covid-19, “BKPRMI Bulukumba Peduli” Mulai Bergerak

Personil Tinggimoncong Siaga, Tutup Akses Jalan

Hadapi Situasi Darurat COVID-19, KLHK Protap Kesiapsiagaan Tenaga Medis dan Tenaga Pengamanan

Masif Cegah Covid-19, Disinfektan Divif 2 Kostrad Sasar Rumah dan Kantor

3 Truk dan 263 Kayu Olahan Illegal Diamankan Gakkum KLHK

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar