Terkini.id — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan mengusulkan penambahan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar pada 9 Desember 2020.
Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir mengatakan, anggaran Pilkada di Sulsel akan bertambah, bahkan usulan tersebut sudah disampaikan ke KPU RI.
“Anggaran pasti bertambah, kami juga sudah menyampaikan ke KPU RI bahwa memang butuh tambahan anggaran. Tapi kami belum menghitung secara teknis,” ucapnya.
Potensi penambahan itu cukup beralasan sebab Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginstruksikan agar tahapan Pilkada digelar sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Salah satunya para penyelenggara pemilu harus disediakan alat pelindung diri (APD).
- KPU Sulsel Evaluasi Tahapan Pilkada 2024, Berharap Kedepan Lebih Berkualitas
- KPU Sulsel Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024
- KPU Resmi Serahkan Hasil Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih ke DPRD Sulsel
- KPU Tetapkan Andalan-Hati sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Terpilih
- KPU Sulsel Sukses Dongkrak Partisipasi Pemilih 71,4 Persen pada Pilgub
Selain itu lanjut Faisal, mencuat wacana terkait penambahan TPS yang akan digunakan pada saat pemilihan nanti.
“Saya berharap penambahan anggaran Pilkada 2020 bersumber dari APBN bukan APBD. Sebab pihaknya tak perlu lagi komunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota,”jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni (RPG) menyetujui usulan KPU.
“Pikiran yang menarik, karena APBD akan banyak terpakai untuk Covid-19,” kata RPG.
Sekretaris PDIP Sulsel itu menambahkan, usulan KPU itu bukan tanpa sebab. Karena banyak item baru dari pembiayaan dalam mengikuti standar penangan Covid-19. Baik dari petugas TPS,PPS, dan semua petugas Pemilu.
“Juga tentu saksi-saksi konstentas dan pemantau yang perlu dengan standar protokol New Norma,”katanya.
Selanjutnya masalah manajemen dari pihak KPU, sehingga anggaran tidak tumpang tindih dan bisa membuat problem di kemudian hari.
“Item mana yang APBD Kabupaten/Kota dan yang Mana Provinsi serta tentu APBN,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
