Awal April, Komisi A DPRD Sulsel Akan Gelar Fit and Proper Tes Calon Komisioner KPID dan KI

Awal April, Komisi A DPRD Sulsel Akan Gelar Fit and Proper Tes Calon Komisioner KPID dan KI

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini.id, Makassar – Komisi A DPRD Sulsel menjadwalkan akan menggelar fit and proper tes calon komisioner Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Sulsel dan Calon Komisi Informasi Publik Provinsi (KIP) Sulsel pada awal April 2024.

Diketahui sebanyak 21 calon KPID Sulsel dan 15 calon komisioner KIP Sulsel akan mengikuti fit and proper tes.

Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Andi Syafiuddin Patahuddin mengatakan, pihaknya baru melaksanakan fit and proper tes terhadap calon komisioner KPID dan KIP karena para anggota dewan disibukkan dengan agenda Pemilu.

Selain itu, Komisi A baru menerima surat resmi dari Panitia Tim Seleksi (Pansel) Calon ) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Provinsi Sulawesi Selatan terkait nama – nama calon komisioner KPID dan KIP yang mengikuti fit and proper tes.

“Untuk fit and proper tes tidak ada masalah. Kemarin cuman terkait dengan pelaksanaan Pemilu, sehingga kami komisi A bersepakat menunda dulu sampai pelaksanaan Pemilu selesai. Kemudian dari pihak kami, baru Minggu ini menerima surat secara resmi penyampaian dari Kominfo, tentang hasil penjaringan dari panitia seleksi,” kata Syafiuddin dalam konferensi persnya, Jumat 22 Maret 2024.

Baca Juga

Syafiuddin memastikan, proses fit and proper tes tersebut semua calon diperlakukan sama.

“Kami berharap fit and proper tes ini, sebaik-baiknya dan seadil-adilnya untuk KIP dan KPID. Segala upaya telah dilakukan, konsultasi ke KPI dan KIP dengan harapan bisa menjalankan tugas dengan baik,” tegasnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Arfandy Idris selaku penanggungjawab fit and proper tes menyebutkan, sebelum masuk proses uji kelaikan dan kepatutan, pihaknya melakukan uji publik dengan membuka ruang kepada masyarakat untuk memberikan saran dan masukan terhadap calon KPID dan KIP.

“Kami berharap ada tanggapan masyarakat dengan nama – nama yang dipublikasikan mulai hari ini sampai tanggal 30 Maret. Ini sebagai bahan masukan Komisi A sebelum melakukan fit and proper tes. Rencana tanggal 1 April fit untuk KPID dan tanggal 2 KIP, setelah itu Komisi A mengambil keputusan,” kata Arfandy.

“Kita berharap dari uji publik ini, ada saran dan masukan dari masyarakat terhadap calon komisioner KIP dan KPID ini terbuka di komisi A DPRD Sulsel,” sambungnya.

Menurut Arfandy, dalam menentukan tujuh nama calon komisioner KPID dan lima nama calon komisioner KIP, pihaknya berupaya menempuh musyawarah mufakat.

“Kita mengedepankan musyawarah mufakat, kalau tidak terjadi musyawarah mufakat, kita akan ranking, 1 sampai 10 supaya sudah ada cadangannya,” tukasnya.

Sementara Anggota Komisi A, Rudy Pieter Goni (RPG) menilai, nama – nama yang dikirim Pansel KPID dan KIP rerata punya rekam jejak sama – sama baik. Sehingga fit and proper tes ini, Komisi A akan melihat seberapa besar para calon bisa meyakinkan. Sebab di Komisi A ada 14 anggota dewan yang punya pemikiran berbeda – beda.

“Tinggal bagaimana teman – teman calon ini meyakinkan kita. Kita berbeda – beda pikiran, tapi kita mau yang terbaik. Kami mengenal semua calon, tapi kami tidak terpengaruh, jadi tinggal bagaimana teman – teman meyakinkan kita. Teman – teman yang hadir di Komisi A punya integritas. Tentu punya pikiran masing – masing,” tukasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.