Kapal selam memiliki tangki khusus yang bisa diubah isinya antara air atau udara.
Saat berada di bawah permukaan tangki akan terisi air, sementara saat mengapung tangki akan terisi udara.
Udara berfungsi untuk membuat kapal selam berkurang kepadatannya dibandingkan air di sekeliling kapal. Sebaliknya, saat berada di bawah permukaan, kapal selam memerlukan kepadatan sehingga tangki harus diisi air.
Selain sistem kendaraan, untuk menjaga kru kapal saat berada di bawah permukaan air, kapal selam juga memiliki alat khusus untuk mengatur suhu dan persediaan air bersih.
Kapal selam dilengkapi tangki bertekanan yang bisa mengeluarkan oksigen dari dalam kapal.
- Keluarga Prajurit KRI Nanggala 402 Diberi Rumah, UAS Kena Sentil
- Bahagia KRI Nanggala 402 Tenggelam, Pria Ini Ciut Usal Diciduk Aparat
- TNI AL Luruskan Kabar KRI Nanggala 402 Kirim Isyarat Tempur
- UAS Galang Dana Beli Kapal Selam, Husin Shihab: Bukannya Mendoakan Malah Ngeledek
- Tanggapi KRI 402 Kirim Sinyal Perang, Nicho Silalahi: Janggal, Apa Pergoki Kapal Lain hingga Sengaja Ditenggelamkan?
Kapal selam dilengkapi perangkat komputer untuk memantau kebutuhan udara.
Perangkat khusus yang disebut scubbers dam dehumidifiers juga disediakan untuk mengeluarkan karbon dioksida serta menyerap uap air.
Adapula kapal selam yang dilengkapi teknologi untuk memisahkan garam dari air laut sehingga airnya dapat dimanfaatkan untuk minum, memasak, dan mandi. (suaracom).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
