Laporan ke Yahya Waloni Belum Diproses, Ferdinand: Publik Menunggu Keadilan

Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyinggung soal pelaporan Ketua Cyber Indonesia Husin Alwi Shihab terhadap pendakwah Ustaz Yahya Waloni yang hingga saat ini belum diproses aparat kepolisian.

Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, Rabu 25 Agustus 2021, mengaku yakin bahwa Polri akan menindaklanjuti laporan Husin Shihab terhadap Yahya Waloni tersebut.

“Saya percaya Polri dibawah pimpinan Jend Listyo Sigit akan menindak lanjuti laporan ini,” cuit Ferdinand Hutahaean.

Baca Juga: Heboh Syarat PCR Untuk Naik Pesawat, Ferdinand : Cukup Vaksinasi,...

Menurutnya, publik saat ini tengah menunggu proses hukum terhadap Yahya Waloni untuk memberi rasa keadilan bagi masyarakat.

“Publik menunggu proses hukum untuk memberi rasa keadilan bagi semua,” tutur Ferdinand.

Baca Juga: Tantang Deklarator Relawan Anies, Ferdinand: Saya Ajak Anda Debat Terbuka

Ia pun meyakini bahwa Bareskrim akan bersikap profesional dan tidak akan membuat ragu masyarakat terhadap kredibilitas institusi Polri.

“Bareskrim akan profesional dan tidak akan membuat publik ragu terhadap institusi Polri,” ungkap Ferdinand.

Dalam cuitannya itu, Ferdinand Hutahaean juga menyertakan kicauan lawas Ketua Cyber Indonesia Husin Alwi Shihab yang resmi melaporkan Ustaz Yahya Waloni ke aparat kepolisian.

Baca Juga: Tantang Deklarator Relawan Anies, Ferdinand: Saya Ajak Anda Debat Terbuka

Pelaporan tersebut dilayangkan Husin Shihab lantaran pendakwah kontroversial itu diduga telah menistakan agama Kristen.

Selain itu, kata Husin, Yahya juga diduga telah melontarkan ujaran kebencian atas nama SARA.

“Per hari ini kita sudah laporkan Yahya Waloni terduga penistaan agama Kristen dan ujaran kebencian atas nama SARA di Bareskrim Polri,” kata Husin Shihab.

Dalam cuitannya tersebut, Husin Shihab juga menyertakan foto tangkapan layar surat pelaporannya terhadap Yahya Waloni ke Bareskrim Polri.

Dalam isi surat itu, tercantum nama kliennya sebagai pihak pelapor yakni Andreas Benaya Rehiary. Sementara pihak terlapor, tercantum nama Yahya Waloni dan pemilik kanal YouTube Tri Datu.

Ia pun berharap Bareskrim Polri menindaklanjuti laporannya itu dan segera menangkap Yahya Waloni.

“Kita juga berharap YW segera ditangkap biar ustad penyebar kebencian macam dia ini gak bikin gaduh di republik ini,” ujarnya.

Bagikan