Terkini.id,Soppeng – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pada Ati,desa Matabbulu, Kecamatan Lalabata, kabupaten Soppeng menggelar rapat Pertanggungjawaban Bumdes, di Aula desa Mattabulu, Selasa 7 Januari 2020.
Dalam acara pelaporan pertanggungjawaban Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) turut diadakan juga penyerahan sembako bagi warga yang tidak mampu.
Pertanggujawaban tersebu turut dihadiri Kepala Desa, tokoh masyarakat, pendamping desa, perangkat desa, dan para pelaku usaha yang dibantu oleh desa.
Bumdes Pada Ati berhasil membukukan pendapatan PAD dari usaha-usaha yang dibantu ini sebanyak Rp68.154.232 dengan menguncurkan dana sebanyak Rp665.318.500.
Dari 11 usaha milik desa yang dikembangkan Bumdes, salah satunya wisata Alam Lembah Cinta berhasil mengambil uang pengujung 120 juta pertahun.
- KPU Sulsel Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024
- AMPS Desak Evaluasi dan Pemberhentian Direktur Utama PT SCI
- Pj Sekda Sulsel Buka Lokakarya Evaluasi Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Innalillahi, Mahasiswa UMI Tewas Tenggelam di Air Terjun Pung Bunga Maros
- Wali Kota Parepare Minta Pemprov Evaluasi SMAN 1 Parepare
Dari angka tersebut dibagi untuk gaji pengolala, perawatan dan penambahan Spot wisata.
“Adapun yang masuk dalam pendapat asli desa senilai Rp 25 juta. Lembah Cinta ini didanai oleh Bumdes sebanyak Rp189 juta.
Selain itu, PAD kedua terbanyak berasal dari pengolalaan madu, warkop, yang mencapai Rp25 juta dalam setahun, dengan mamasukan PAD kedesa sebanyak Rp3 juta dan Rp4 juta.
Ketua Bumdes Pada Ati, Aride mengatakan bahwa pada tahun 2019 pihaknya berhasil membukukan pendapatan hasil desa Rp13 juta lebih banyak dibandikan pada tahun 2018.
“Kami mengucurkan dana sebanyak Rp600 juta untuk membantu usaha masyarakat dan kesejahteraan masyarakat. Pemasukan kotornya sekitar Rp60 juta, untuk PAD bersihnya sekitar Rp13 juta,” ujarnya.
Dirinya menambahkan kedepannya pihakanya akan membangun unit-unit usaha untuk kesejahteraan masyarakat Desa Mattabulu.
Perlu diketahui BUMDes bertujuan meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa. Selain itu, juga mengembangkan rencana kerja sama usaha antar desa atau dengan pihak ketiga.
“Tujuannya menciptakan peluang dan jaringan pasar yang mendukung kebutuhan layanan umum warga dan membuka lapangan kerja. Kemudian juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan pelayanan umum,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
