Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Hamzah Hamid meminta pemerintah kota melibatkan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan atau Baperjakat dalam lelang jabatan Kepala Sekolah.
Hamzah menilai kepala sekolah mesti memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS). Sebab itu, calon-calon kredibel harus menjadi prioritas.
“Celah-celah negatif dalam lelang juga harus dihindari. Itulah mengapa pelibatan Tim Baperjakat begitu penting,” kata Hamzah, Rabu, 19 Mei 2021.
Apalagi, kata Hamzah, pihak sekolah tak akan bisa mencairkan dana BOS jika kepala sekolahnya tidak memiliki nomor unik kepala sekolah atau NUKS.
“Lebih baik dilibatkan tim Baperjakat, kembali ke undang-undang. Kalau Kepsek itu kan syarat utama harus ada NUKS-nya. Karena sepengetehuan saya, Kepsek yang tidak punya NUKS tidak bisa mencairkan dana BOS,” ungkapnya.
- Lelang Jabatan Sekda Makassar Dibuka, Perebutan Kursi Strategis Dimulai
- Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi 7 OPD Pemkot Makassar Tunggu Izin KASN
- Soal Lelang Jabatan Pemkot Makassar, Bagaimana Kemajuannya?
- Pemkot Makassar Akan Lelang 6 Jabatan Eselon II
- Pemerintah Kota Makassar Rencanakan Lelang Jabatan Eselon II Pada September 2023
Hamzah melihat saat ini sumber daya Kepala Sekolah di Makassar terbilang kurang. Sebab itu, ia juga meminta pemerintah kota untuk membuka pelatihan bagi Kepala Sekolah.
“Di Makassar itu sudah kekurangan Kepsek. Pemkot ke depan harus membuka pelatihan kepala sekolah. Karena yang sekarang, biar diputar-putar bagaimana, Kepsek ya itu-itu saja, tidak ada stok,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
