Terkini.id, Makassar – Pulau Lanjukang, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar memiliki pasir putih dan perairan yang bersih. Lautnya tenang dengan gradasi warna laut yang cantik.
Sayangnya, dibalik keindahan Pulau Lanjukang, pulau ini terancam tenggelam. Luas Pulau Lanjukang saat ini tercatat sekitar 4 hektare. Padahal luas Pulau ini pernah mencapai 7 hektare.

“Semakin hari semakin terkikis oleh abrasi. Hampis seperdua luas Pulau Lanjukkang hilang terkikis abrasi,” kata Daeng Jala, Ketua RT di Pulau Lanjukang, Sabtu 19 Oktober 2019.
Pulau Lanjukang dihuni 14 kepala keluarga. Jumlah penduduk sekitar 50 orang. Mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Hasil tangkapan nelayan biasanya dijual langsung ke Kota Makassar.
- Kadis Perkimtan Gowa Pakai Rompi Orange Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi
- Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih Beri Beasiswa S1 untuk Ratusan Mitra Driver dan Keluarga
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Selama PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
- Pemkot Makassar Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
- BMKG: Sejumlah Wilayah Sulsel Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini 17 Juni
Jarak tempuh dari Pulau ke Makassar, sekitar 3 sampai 4 jam. Jika menggunakan perahu nelayan.

Sebagai penerang, masyarakat memanfaatkan tenaga generator sebagai sumber listrik. Dalam pulau sudah dibangun sarana jalan setapak, dilengkapi lampu jalan tenaga surya. Untuk air bersih, diambil dari sumur air payau yang ada di bagian tengah pulau.
Pulau Lanjukang belum dilengkapi fasilitas dermaga serta sarana komunikasi. Sarana kesehatan serta Pendidikan juga sangat dibutuhkan masyarakat. “Kalau ada warga sakit, harus dibawa ke Makassar,” ungkap Daeng Jala.
Dalam Rangka identifikasi potensi dan pengelolaan kawasan pesisir, Cabang Dinas Kelautan (CDK) Mamminasata berkunjung ke pulau terluar Kota Makassar, Pulau Lanjukang. Pulau ini erupakan wilayah administratif Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Sangkarrang.
“Kami mendata kebutuhan mendesak warga,” kata Andi Mei Agung, Kepala CDK Mamminasata.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
