Masuk

Luhut Bahas Kuota Haji dengan Presiden UEA, Netizen Sentil Menag: Rezim yang Membingungkan, Yaqut Ngurusi Paus

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, bertemu dengan Presiden UEA (Uni Emirat Arab) Mohammed bi Zayed untuk membahas masalah penambahan kuota haji.

Kabar Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan Presiden UEA ini ditanggapi oleh sejumlah pihak, warganet pun dalam hal ini menyentil tupoksi dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Warganet melalui sebuah komentar di media sosial Twitter, yang dilihat pada, Senin 20 Juni 2022, menyebut bahwa Yaqut ngurus Paus.

Baca Juga: Rocky Gerung Singgung Pemberontakan G30S PKI usai Luhut Bantah Indonesia Dikuasai China

Dalam narasinya, warganet juga menyebut bahwa rezim yang ada saat ini sudah terbalik. Dimana Luhut membahas kuota haji, sementara Menteri Agama bertemu dengan Paus.

“Regime yang membingungkan! Luhut ngurusi haji Yaqut ngurusi Paus”,kata Warganet @Jaliilah12345, dikutip dari komentarnya.

Selain itu, warganet juga mempertanyakan terkait kerjaan presiden. Menurutnya, rakyat teklah dibuat pusing tujuh keliling dengan keadaan yang seperti sekarang ini.

Baca Juga: Demokrat Singgung Koalisi Bubar Tak Jalan Buntut Nasdem Sebut LBP Cawapres Anies Baswedan

Warganet mempertanyakan bahwa seharunya ada orang yang lebih kompeten untuk membahas masalah kuota haji dengan Presiden UEA, yakni datang dari Menteri Agama.

“Presidennya ngurusi??? Rakyatnya pusing tujuh keliling apa gak ada orang yang kompeten di bidangnya untuk ngurusi haji”, tulisnya lagi.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan Presiden UEA dan putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Luhut menyampaikan bahwa selama tiga hari itu dirinya bertemu dengan kedua pemimpin kerajaan yang memiliki hubungan special dengan Indonesia.

Baca Juga: Soal Presiden Harus Orang Jawa, Said Didu: Orang Luar hanya Penumpang Gelap di NKRI?

“Selama tiga hari saya secara intens bertemu dengan kedua pemimpin kerajaan yang punya hubungan yang sangat special dengan Republik Indonesia yaitu, presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed dan Putera Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman”, kata Luhut dikutip dari Instagram pribadinya.

Dalam pertemuan itu, Luhut mengaku membahas mengenai penambahan kuota haji untuk Indonesia. selain itu, Putera Mahkota Saudi itu mengungkapkan ketertarikannya untuk masuk ke Proyek Ibu Kota Negara (IKN) yang baru.

“MBS juga menitipkan pesan kepada kami bahwa beliau berencana akan masuk dalam proyek IKN baru dan juga program restorasi dan konservasi”, katanya lagi.

“Saya percaya bahwa segala hal baik yang saya dapatkan dari dua pertemuan ini semata-mata karena bentuk respect mereka terhadap Presiden Jokowi”, tandasnya.