Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar sebut boroknya Luhut dan Erick mulai terbongkar usai nama keduanya terlibat dalam bisnis PCR
Pernyataan ini disampaikan Denny dalam video yang diunggah kanal YouTube 2045 TV, Selasa 2 November 2021.
“Borok-boroknya mulai terbuka, mau diapain juga orang sudah terlanjur muak. Entah karena masyarakat yang ungkap borok, atau para menteri yang ungkap boroknya sendiri.” ucap Denny.
Menurutnya, hal ini disebabkan karena para menteri memiliki ego sektoral sendiri-sendiri. Dan itu tidak bisa hilang, karena mereka coba mencari keuntungan.
“Itulah ya, enggak korupsi uang mereka korupsi kebijakan. Dan ini sudah dipupuk sejak Orde Baru.” kata Denny.
- Luhut Sebut Haris Azhar Minta Saham, Haris: Saya Bertindak sebagai Kuasa Hukum Masyarakat Adat Papua
- Luhut Sarankan KPK Jangan OTT Terus, Susi Pudjiastuti Pasang Emoticon Kasihan
- Luhut Pandjaitan Tak Minat jadi Cawapres Anies Baswedan
- Luhut Sarankan Warga Tanam Cabai di Rumah Hadapi Resesi
- Luhut Sebut Non-Jawa Jangan Mimpi Jadi Presiden, Dugaan Habib Umar: Puan Hendak Dijegal
Diketahui, nama Luhut Binsar Pandjaitan dan juga Erick Thohir disebut sebagai pejabat yang ikut meraup keuntungan dalam Bisnis tes PCR selama pandemi.
Terdapat saham Luhut di sana lewat PT Tobas Sejahtera, sedangkan Erick Thohir masuk melalui sang kakak Boy Thohir lewat PT Adari Bangun Negeri –yayasan afiliasi dari Adaro Energi.
Denny pun mengatakan bahwa dirinya membela kebijakan pemerintah tetapi dirinya enggan untuk membela oknum pejabat demi keuntungan pribadi.
“Buat saya, maaf ya bapak-bapak, menteri harus punya budaya malu dan harus dipupuk sejak dini. Kalau sadar ada gesekan sejak awal mending mundur saja deh. Biar jelas sekalian, ketimbang kalian masih ngotot dengan jabatan dan ajari rakyat untuk tebal muka meski dapat tamparan keras di wajah.”
“Kalau serakah, jangan salahkan rakyat yang bikin saluran komunikasi sendiri, yang bisa membongkar semua yang tersembnyi rapat-rapat. Saya bela pemerintah soal kebijakan, tapi saya enggak bela oknum pejabat demi keuntungan pribadi,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
