“Yang mana warga suka, itu yang saya ikuti,” kata dia.
***
Ade masih ingat benar anak dari sepupu Suriana datang ke kantor dengan muka merah-merah lantaran masih berduka. Ia lantas membuatkan surat kematian ibunya.
Siang atau sore, kata Ade, Suriana datang ke kantor protes dan marah-marah dan tak terima lantaran Ade membantu anak tersebut. Sementara tak ada surat pengantar dari Suriana. Ade menyebut kendati tak melalui prosedur, itu merupakan kebijaksanaan lurah. Pada akhirnya, lurah yang bertanggung jawab.
”Tidak mungkin saya tidak proses segera. Orang berduka, anaknya lagi datang,” sebutnya.
Ade juga menyebut dirinya kerap diancam oleh Suriana untuk dilaporkan. Menurutnya, Suriana tidak tahu posisinya sebagai RT. Ia pun menegaskan tak pernah ragu-ragu mengambil keputusan, selama itu benar.
- JNE Menyambung Niat Mulia Para Donatur Bencana untuk Tujuan Kemanusiaan
- Gema Tanpa Kata: Pertunjukan Paduan Suara Teman Tuli
- Tak Ada Anggaran Hibah, Ketua DPRD Sulsel Upayakan Dana NPCI Lewat APBD Perubahan
- Wawali Aliyah Mustika Ilham Pimpin Persiapan Lomba Kelurahan 2026, Makassar Bidik Juara Nasional
- Dispar Makassar, APPBI dan IMA Siapkan Makassar Great Sale 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
“Saya sudah ingatkan sejak bulan dua, jangan persulit warga. Jalankan saja tugas sebagai RT,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
