Terkini.id, Malang – Pembinaan pendampingan UMKM Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Negeri Malang, sedang melakukan pengabdian terkait mata kuliah mengenai Pengembangan Wawasan Manajerial (PMW) pada bidang usaha yang bergerak di bidang usaha kuliner Kafe.
Kegiatan UMKM ini merupakan praktek bisnis yang cukup populer di lingkungan sekitar, menjadikan usaha ini sebagai salah satu pendongkrak penggerak ekonomi di Indonesia.
Mahasiswa Universitas Negeri Malang berupaya mengembangkan wawasan manajerial di UMKM, khususnya mensosialisasikan program kegiatan pendampingan.
Agar para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas usaha yang dijalankan dan terus berkembang, maka upaya pendampingan terhadap UMKM harus dilakukan dengan memberikan masukan mengenai permasalahan yang dihadapi.
Untuk lebih memahami permasalahan yang dihadapi oleh pemilik usaha atau owner yang mereka bimbing, kegiatan ini juga menjadi ajang perkenalan antara mahasiswa Magister Manajemen dengan para pemilik usaha kafe.
- 107 Mahasiswa Teknik Sipil UNM Ikuti Studi Lapangan ke Tiga Perguruan Tinggi di Jawa
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM - Bank CIMB Niaga Teken PKS Terkait Pembukaan Rekening
- Mahasiswa Universitas Negeri Malang Gelar Pendampingan Pembuatan Logo Merek UMKM Uhat KLB
- Mahasiswa UM Lakukan Pengembangan Wawasan Manajerial pada UMKM Bubuk Kopi Robusta
- Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Negeri Malang Dampingi UKM Tali Rumpon Mandar
Aringga selaku pemilik kafe Kopikos mengatakan bahwa masalah usaha yang ia hadapi yakni mengenai manajemen pemasaran terkait dengan pengelolaan pemasaran dan masalah mendasar adalah keterbatasan di divisi pemasaran.
“Metode pemasaran yang digunakan pada usaha Kopikos.co pada saat ini masih belum maksimal dalam segi pemasaran dan biasanya pemasarannya manual, dengan bekerja sama dengan organisasi mahasiswa UB pemasarannya melalui mouth of mouth, hal ini sangat membutuhkan tindak lanjut terkait pemasaran dikarnakan masih sangat terbatas,” ungkapnya, Senin 14 November 2022.
Sementara itu, mahasiswi Magister Manajemen UM, Ismawati S.E dan Kurnia Arumdani S.E dalam pendampingannya mengatakan bahwa untuk meningkatkan penjualan pada kafe tersebut perlu tindak lanjut di antaranya, pengenalan marketplace dan pendaftaran gofood, Shopee Food, dan Instagram, Foto produk, Edukasi media sosial dan penciptaan pembuatan konten media sosial, Pendampingan pembuatan logo perusahaan.
“Proses pendampingan dilakukan dalam meningkatkan penjualan mengenai kafe yang biasa dikenal dengan sebutan Kopikos.co yaitu melalui media sosial dan marketplase, khususnya di gofood memaksimalkan penggunaannya sebagai perantara penjualan online untuk mendukung pemasaran kafe tersebut agar jangkauan pasar dari UMKM ini semakin besar,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
