Makassar dan Balikpapan Jajaki Potensi Kerja Sama Pariwisata dalam Diskusi Bersama

Makassar dan Balikpapan Jajaki Potensi Kerja Sama Pariwisata dalam Diskusi Bersama

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Diskusi pemasaran pariwisata yang berlangsung di Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan pada Jumat, 21 Juli 2023 berjalan dengan penuh semangat.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, serta perwakilan dari PT Festival 8 Indonesia yang memaparkan tentang acara F8 yang akan diadakan tahun ini.

Dalam kesempatan ini, Disporapar Balikpapan juga menerima undangan resmi untuk menghadiri F8 sebagai perwakilan Pemerintah Kota Balikpapan.

Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Balikpapan, Abdul Majid menyatakan kunjungan ini merupakan suatu kehormatan, karena mereka dapat belajar banyak mengenai pengembangan pariwisata dari Kota Makassar.

Menurutnya, Balikpapan memiliki potensi besar dalam pariwisata, terutama dalam bidang wisata bahari yang memiliki karakteristik tidak jauh berbeda dari Makassar.

Baca Juga

Abdul Majid, yang berasal dari Jeneponto dan merupakan alumni Jurusan Sastra Inggris Unhas, berpendapat bahwa banyak hal yang bisa dikolaborasikan dengan Pemerintah Kota Makassar untuk mengembangkan pariwisata di Balikpapan.

“Apalagi di Balikpapan itu semua pendatang. Sehingga banyak yang suka melancong atau berwisata jika ada waktu lowong,” kata dia.

Dia menyaksikan bagaimana Makassar mampu menggali potensi luar biasa dalam industri pariwisata, terutama karena Balikpapan dikenal sebagai kota dengan banyak pendatang, sehingga wisata dan perjalanan menjadi aktivitas yang populer ketika ada waktu luang.

Menurut Abdul Majid, sekitar 30 persen wisatawan Bugis-Makassar dan jumlah serupa berasal dari Jawa, sementara sisanya dari suku Banjar dan kelompok etnis lainnya. Namun, kendati potensinya besar, luas wilayah Balikpapan hanya sekitar 500 km persegi.

Diskusi tersebut membuka peluang luas untuk kerjasama dengan Kota Makassar, karena Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Balikpapan banyak mendapatkan inspirasi dari Kota Makassar.

Salah satu contohnya adalah menyusuri Teluk Balikpapan dengan menggunakan kapal tradisional Pinisi, dan menaiki Pinisi untuk perjalanan ke Pulau Samalona.

Abdul Majid menjelaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata akan menjadi kontributor penting bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Balikpapan ke depannya. Pada tahun 2022, sektor pariwisata telah menyumbang sekitar 30 persen dari total PAD kota ini. Terlebih lagi, jika Infrastruktur Kawasan Industri Kaltim (IKN) beroperasi, Balikpapan akan menjadi salah satu gerbang penting bagi pariwisata.

Sekretaris Dinas Pariwisata Makassar, Andi Tenri Lengka, merasa terhormat atas penerimaan yang baik dari Disporapar Balikpapan. Menurutnya, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk menjalin silaturahmi dan berdiskusi mengenai potensi pariwisata.

Dia juga mengungkapkan bahwa Kota Makassar telah berhasil menyelenggarakan 75 acara pariwisata pada tahun lalu, dengan F8 sebagai salah satu acara terbesar.

Acara F8 selalu dipromosikan secara aktif karena berhasil menyumbang PAD yang signifikan, mencapai sekitar Rp575 miliar selama penyelenggaraannya pada tahun 2022.

“Ini bagian dari silaturahmi dan berdiskusi terkait kepariwisataan. Apalagi diketahui bahwa di Makassar punya 75 event dan salah satu yang terbesar adalah F8,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.