Danny Pomanto: Kita Boleh Terlambat, Tapi Tidak Boleh Tertinggal Tangani Corona

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Prof Yusran Jusuf bersilaturahmi dengan Wali Kota Makassar periode 2014-2019 Mohammad Ramdhan Pomanto

Terkini.id, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Prof Yusran Jusuf bersilaturahmi dengan Wali Kota Makassar periode 2014-2019 Mohammad Ramdhan Pomanto. Biasa disapa Danny Pomanto. Keduanya bertemu dalam suasana lebaran di rumah Danny Pomanto, Jalan Amirullah, Kota Makassar.

Danny dan Yusran bertukar pikiran. Berbagi ide dalam menangani masalah di Kota Makassar. Utamanya percepatan penanganan wabah Covid-19 di Kota Makassar.

“Silaturahmi pada momentum idul fitri, sekaligus tukar pikiran,” kata Yusran, Minggu 25 Mei 2020.

Danny Pomanto menyebutkan, dalam silaturahmi bersama Pj Wali Kota Makassar, mereka banyak membahas program untuk memajukan Makassar.

“Bagaimana menghadapi new normal,” ungkap Danny.

Menarik untuk Anda:

Danny Pomanto dalam beberapa kesempatan sering mengatakan, Kota Makassar punya banyak sumber daya yang bisa digerakkan menangani wabah Covid-19.

Salah satu yang bisa dimanfaatkan adalah melibatkan RT dan RW di Kota Makassar. Melakukan penelusuran dan pendataan kepada setiap warga di lingkungan tempat tinggal.

RT dan RW sudah dilengkapi dengan telepon pintar. Bisa memberikan laporan setiap waktu ke lurah, camat, dan Penjabat Wali Kota Makassar. Mengenai kondisi di wilayah mereka masing-masing.

Untuk membantu kerja tenaga medis dan gugus tugas, RT dan RW bisa diberikan alat pemeriksa suhu tubuh atau thermogun.

Nantinya RT dan RW berkeliling ke rumah-rumah melakukan pemeriksaan. “Jadi pencegahannya bukan hanya di perbatasan. Tapi langsung ke tempat tinggal warga,”

Warga yang terindikasi akan segera diberikan penanganan awal. Misalnya dengan isolasi mandiri atau harus dirujuk ke rumah sakit.

“Semua warga yang isolasi mandiri harus dijamin kebutuhan pokoknya. Diberikan dukungan. Tidak boleh dikucilkan,” ungkap Danny.

Menurut Danny, pemanfaatan teknologi dan big data adalah solusi dalam menyelesaikan setiap masalah perkotaan. Makassar sudah punya sistemnya.

“Kita boleh terlambat, tapi tidak boleh tertinggal dalam menangani Corona,” tambah Danny.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Viral, Warga Temukan Kelabang Raksasa Merayap di Dinding Toilet Kantor

Pengakuan Ahok, Sempat Memohon ke Selingkuhan Veronica Tan Demi Pertahankan Rumah Tangga

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar